Latihan Mandiri Akibat Corona, Sapwaturrahman Hanya Berlatih Seadanya

Rizki Nurmansyah
Latihan Mandiri Akibat Corona, Sapwaturrahman Hanya Berlatih Seadanya
Atlet Sapwaturrahman mengibarkan bendera Merah Putih usai menjuarai nomor lompat jauh putra SEA Games 2019 yang digelar di Stadion Atletik New Clark City, Filipina, Sabtu. (7/12). [Antara/Aditya Es Wicaksono]

Sapwaturrahman dan atlet Pelatnas PBSI dipulangkan ke daerah masing-masing menyusul wabah Corona di Jakarta.

Suara.com - Atlet lompat jauh Indonesia Sapwaturrahman tetap melakukan latihan, meski secara mandiri, di rumahnya setelah PB PASI memutuskan untuk memulangkan atlet Pelatnas ke daerah masing-masing.

Keputusan pemulangan ini menyusul kekhawatiran PB PASI akan bahaya virus Corona yang kian masif di Indonesia.

Kemenpora juga sebelumnya meminta kepada cabang-cabang olahraga untuk melaksanakan program Pelatnas secara mandiri sesuai Peraturan Perundang-undangan dan dan protokol keolahragaan yang terkait dengan pencegahan Covid-19, hingga perkembangan situasi nasional terkait virus corona dinyatakan kondusif, aman, dan terkendali.

"Tetap latihan mandiri. Yang Pelatda juga sudah dirumahkan," kata Sapwaturrahman dilansir Suara.com dari Antara, Kamis (2/4/2020).

Sapwaturrahman yang sudah dua pekan berada di kampung halamannya di Lombok, NTB, mengaku bahwa latihan mandiri di rumah terasa sangat berbeda dibandingkan latihan di Pelatnas atletik di Jakarta.

Apabila selama di Jakarta ia biasa dipantau oleh pelatih serta dibekali program latihan yang lebih berkualitas.

Di rumah, ia hanya berlatih seadanya. Terlebih tak ada sarana dan prasarana yang mendukung.

"Sejauh ini yang paling bisa dilakukan di rumah hanya conditioning dan body weight saja. Jadi istilahnya untuk menjaga kebugaran saja," kata peraih medali emas SEA Games 2019.

Sapwaturrahman semestinya berangkat ke Kejuaraan Atletik Asia Indoor di Hangzhou, China pada Februari lalu bersama rekannya, Lalu Muhammad Zohri dan Emilia Nova untuk mengejar tiket menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

Ketiganya juga seharusnya tampil di Kejuaraan Atletik Dunia Indoor di Nanjing, China pada Maret.

Dua kejuaraan tersebut dibatalkan akibat pandemi Corona, dan Sapwaturrahman pun harus mengawali awal tahun ini tanpa kompetisi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS