Olimpiade 2020 Ditunda, Karate Indonesia Merasa Diuntungkan

Reky Kalumata, Arief Apriadi

Senin, 06 April 2020 | 13:41 WIB
Olimpiade 2020 Ditunda, Karate Indonesia Merasa Diuntungkan
Karateka Indonesia Jintar Simanjuntak (atas) membanting Karateka Korea Utara, Songji Kang (bawah) pada seperdelapan final Komite Putra -67 kg Asian Games ke-17 di Gyeyang Gymnasium, Incheon, Korsel, Kamis (2/10). Jintar yang berhasil mengalahkan Songji, akhirnya terhenti di perempat final. [Antara/Saptono]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Forki, Djafar Djantang, memandang penundaan Olimpiade 2020 Tokyo sebagai sebuah keuntungan.

Penundaan multievent empat tahunan itu ke tahun 2021, disebutnya bisa dimanfaatkan karateka Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum tampil di World Olympic Qualification Tournament di Paris, Prancis.

Wadah kualifikasi terakhir itu sebelumnya dijadwalkan bakal berlangsung 8-10 Mei 2020. Namun ditunda menjadi 26-28 Juli mendatang.

Karateka putri Indonesia, Cok Istri Agung Sanistya Rani. [Instagram@coki_ucil]
Karateka putri Indonesia, Cok Istri Agung Sanistya Rani. [Instagram@coki_ucil]

World Olympic Qualification Tournament akan memperebutkan tiga kuota atlet disetiap nomor. Sementara dua lainnya diambil melalui jatah wildcard.

"Menghadapi Olimpiade tahun depan, ada hal positif yang bisa kami manfaatkan supaya bisa meraih kuota itu," ujar Djafar.

"Karena itu kami dan tim pelatih menyiapkan program untuk atlet di daerah masing-masing. Untuk mereka ikuti dan bisa dipantau dari pusat," tambahnya.

Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PB Forki sendiri harus mengalami penundaan. Hal itu merupakan dampak dari wabah virus Corona yang menyebar di Tanah Air.

Kendati harus berjuang dalam segala keterbatasan, PB Forki disebut Djafar optimis bisa memaksimalkan kesempatan dari ditundanya Olimpiade 2020 Tokyo.

"Ini langkah strategis menuju Olimpiade dengan menggiatkan latihan intensif di daerah," beber Djafar.

baca juga

"Dengan catatan kesiapan untuk mengikuti beberapa event dengan sebaik-baiknya. Dengan perubahan jadwal kualifikasi, bisa menjadi strategi kami membagi performa," tandasnya.

Karateka Indonesia sudah dipastikan tak mungkin lolos lewat jalur WKF (World Karate Federation) Olympic Standing. Hal itu lantaran peringkat wakil-wakil Merah Putih yang tertinggal jauh.

Untuk bisa lolos ke Olimpiade lewat jalur ranking, setiap atlet harus berada minimal diposisi empat besar hingga periode perhitungan berakhir pada 6 April 2020.

Ranking karateka Indonesia sendiri masih tercecer di luar 10 besar. Mereka antara lain Cok Istri Agung diperingkat 30 nomor kumite -55 kg. Ceyco Georgia Zefanya di peringkat 73 (kimite) +61.

Sementara ranking terbaik ditempati Ahmad Zigi Zaresta Yuda yang kini menduduki peringkat 24 dunia nomor kata putra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandi Firmansyah Raih Emas Perdananya di SEA Games Kamboja

Sandi Firmansyah Raih Emas Perdananya di SEA Games Kamboja

Sport | Minggu, 07 Mei 2023 | 20:46 WIB

Raja Sapta Oktohari Optimis Indonesia Rebut Lebih Banyak Emas di Olimpiade 2024 Paris

Raja Sapta Oktohari Optimis Indonesia Rebut Lebih Banyak Emas di Olimpiade 2024 Paris

Sport | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:17 WIB

PB FORKI Lepas Atlet ke ISG 2022, Optimistis Bawa Pulang Medali

PB FORKI Lepas Atlet ke ISG 2022, Optimistis Bawa Pulang Medali

Sport | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:42 WIB

Olimpiade Tokyo Habiskan Biaya Dua Kali Lipat dari Perkiraan Awal

Olimpiade Tokyo Habiskan Biaya Dua Kali Lipat dari Perkiraan Awal

Sport | Rabu, 22 Juni 2022 | 12:34 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×