Resmi! Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior Diundur ke Januari 2021

Rizki Nurmansyah
Resmi! Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior Diundur ke Januari 2021
Tim Indonesia menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019 atau Piala Suhandinata 2019 di Kazan, Rusia, Sabtu (5/10/2019). [Humas PBSI]

Semula Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 akan digelar pada 28 September-11 Oktober mendatang.

Suara.com - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan pemunduran jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 (WJC) ke tahun depan.

Turnamen yang mempertandingkan nomor beregu dan perorangan di kelompok usia U-19 ini, semula akan digelar pada 28 September-11 Oktober 2020 di Auckland, Selandia Baru.

Namun wabah Covid-19 membuat BWF mengatur ulang jadwal pertandingan internasional. Termasuk WJC yang akan dimundurkan penyelenggaraannnya ke 11-24 Januari 2021.

WJC akan dibuka dengan pertandingan nomor beregu campuran yang memperebutkan Piala Suhandinata pada 11-16 Januari 2021.

Dilanjutkan dengan nomor perorangan yang memperebutkan Piala Eye Level pada 18-24 Januari 2021.

Baca Juga: Kompetisi Kembali Bergulir Agustus, Melati Daeva Syok

Pemain-pemain yang berhak untuk tampil di WJC 2021 adalah mereka yang telah memenuhi kriteria lolos ke WJC di jadwal awal.

Artinya persyaratan usia serta peringkat dunia junior yang digunakan mengacu pada WJC 2020.

BWF memutuskan menunda turnamen ini demi memberi kesempatan pada tuan rumah untuk menyelenggarakan turnamen yang sukses bagi banyak pemain junior yang akan terbang ke Auckland.

Baca Juga: Berteduh Saat Hujan, Sepasang Remaja Berbuat Tak Senonoh di Pinggir Jalan

"Dengan mempertimbangkan segala hal, kami yakin bahwa memindahkan jadwal turnamen ini adalah pilihan terbaik untuk menghindari berbagai kendala terkait pembatasan perjalanan dan akibat lain dari wabah Covid-19 ini," kata BWF Thomas Lund dilansir dari laman resmi BWF, Jumat (29/5/2020).

Sementara itu, Sekjen PBSI Achmad Budiharto menyambut baik Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 diundur tahun depan.

Menurutnya, situasi ini sekaligus memberi kesempatan bagi Tim Indonesia selaku juara bertahan, untuk menambah waktu persiapan.

"Kami bersyukur bahwa sudah ada kepastian waktu penyelenggaraan WJC, jadi kami bisa segera menyusun program persiapan untuk para pemain junior," ujar Budiharto.

"Akan tetapi, dengan dipindahkannya WJC ke tahun depan, maka dari sekarang hingga akhir tahun ini belum ada kepastian lagi mengenai turnamen untuk pemain junior."

"Mereka akan langsung bertanding di bulan Januari di level tertinggi yaitu WJC. Jadi waktu kompetisinya berkurang, ini akan jadi tantangan berat untuk pemain junior," jelas Budiharto.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS