Bidding Host Olimpiade 2032 Kian Sengit, NOC Minta Dukungan Pemerintah

Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:15 WIB
Bidding Host Olimpiade 2032 Kian Sengit, NOC Minta Dukungan Pemerintah
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyelenggarakan Rapat Anggota Luar Biasa 2020 secara virtual terkait protokol keolahragaan Indonesia menyambut New Normal, Senin (8/6/2020). [[email protected]]

Suara.com - Persaingan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 kian sengit. National Olympic Committee (NOC) Indonesia meminta dukungan pemerintah agar menang.

Setelah Australia, India, Unifikasi Korea, China dan Jerman, kini Qatar ikut dalam persaingan bidding memperebutkan status host multi event terakbar tersebut.

"Qatar sudah bersurat ke IOC (International Olympic Committee) untuk ikut proses bidding pekan lalu," kata Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, dalam rilis Rabu (5/8/2020).

Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari. [Arief Apriadi/suara.com]
Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari. [Arief Apriadi/suara.com]

"Dengan semakin banyaknya peminat untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, kita harus semakin menunjukkan keseriusan menjadi tuan rumah,” tambahnya.

Okto, sapaan Raja Sapta berharap pemerintah bisa mendukung penuh NOC Indonesia dalam misi besar menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Dia menegaskan pihaknya cukup optimis untuk menang bidding mengingat Indonesia menjadi satu-satunya peserta yang berasal dari regional Asia Tenggara.

Negara-negara di Asia Tenggara, dalam sejarah, belum sekalipun mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Olimpiade.

“Dalam proses ini, NOC membutuhkan dukungan besar dari pemerintah. Selama ini kita belum melakukan hal yang signifikan terhadap keseriusan kita untuk menjadi tuan rumah," beber Okto.

"Langkah keseriusan ini harus segera kita mulai dan tunjukkan kepada dunia,” tegasnya.

Baca Juga: Imbas Corona, NOC Indonesia Realistis soal Promosi Host Olimpiade 2032

Okto bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya berencana melakukan kunjungan ke markas IOC di Lausanne, Swiss pada April lalu.

Sayang, rencana tersebut batal menyusul krisis kesehatan global akibat pandemi wabah Covid-19.

“Kita juga masih perlu menyamakan persepsi dengan seluruh masyarakat bangsa Indonesia bahwa kita mampu menjadi negara Asia Tenggara pertama yang jadi tuan rumah dan menggelar Olimpiade,” jelas Oktohari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI