Mulai Kompetitif Usai Ditinggal, Johann Zarco Tak Menyesal Cabut dari KTM

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Selasa, 11 Agustus 2020 | 19:55 WIB
Mulai Kompetitif Usai Ditinggal, Johann Zarco Tak Menyesal Cabut dari KTM
Pebalap Esponsorama Racing Ducati Johann Zarco mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Republik Ceko, Sabtu (8/8/2020). [AFP]

Suara.com - Pembalap Avintia Ducati, Johann Zarco saat ini tengah menjadi sorotan usai pembalap tersebut kembali mampu meraih podium di MotoGP Ceko.

Pencapaian tersebut menghapus dahaga dari sang pembalap Prancis, usai terakhir kali ia melakukannya di MotoGP Sepang, 2018 lalu.

Namun selebrasi Zarco sedikit ternodai dengan munculnya KTM sebagai juara. Perlu diketahui bahwa Zarco sempat punya konflik dengan kubu oranye tersebut.

Melihat tim yang ia tinggalkan makin moncer, juara Moto2 dua kali ini mengaku tak menyesal.

"Brad melakukan pekerjaan yang tak bisa lakukan tahun lalu, saya turut senang terhadap capaiannya dan juga KTM. Saya tak menyesal, apakah saya harus sedikit bersabar atau tidak? Tidak, tahun lalu saya kesulitan untuk 'melangkah'," ucapnya dilansir dari Crash.

Tak cuma itu, ia menganggap bahwa bayaran besar dari pabrikan Austria ini dianggap tak sepadan dengan pekerjaan 'kotor' yang harus ia lakukan.

"Ini adalah sebuah keputusan besar untuk meraih kebebasan, sebab saya mendapat uang untuk melakukan 'pekerjaan kotor' dan saya tidak menyetujuinya," imbuhnya.

Pekerjaan kotor yang dimaksud Zarco adalah saat dirinya harus bertarung habis-habisan dengan tekanan tinggi tanpa motor yang kompetitif.

"Saya harus jujur pada KTM, bilang pada mereka bahwa saya tak ingin melakukan balapan dan saya lebih baik keluar daripada balapan dengan buruk," ucapnya.

baca juga

Saat melakoni balapan di Brno, Zarco sempat mendapat hukuman lantaran dianggap melakukan manuver agresif pada pembalap KTM, Pol Espargaro.

Pol pun terjatuh dan harus kehilangan harapan untuk mengikuti jejak Brad Binder untuk menjadi juara.

Pebalap Esponsorama Racing Ducati Johann Zarco mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Republik Ceko, Sabtu (8/8/2020). [AFP]
Pebalap Esponsorama Racing Ducati Johann Zarco mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Republik Ceko, Sabtu (8/8/2020). [AFP]

Akibatnya, Zarco harus menerima hukuman long lap penalty. Keputusan ini rupanya mendapat kritik dari petinggi Ducati dan legenda MotoGP, Casey Stoner.

"Menurut kami, ini adalah keputusan yang keliru dari Race Direction," kata Paolo Ciabatti.

"Pol melakukan kesalahan. Dia terlalu lebar dan Zarco masuk, itu lajur yang normal. Pol seharusnya melihat, kami tak paham di mana kesalahan Zarco," imbuhnya.

Tak cuma itu, Stoner mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh pengawas balap sangat disayangkan.

"Ini memalukan @MotoGP, @Zarco tak melakukan kesalahan. Jika anda melebar anda tak bisa memotong lajur tanpa melihat siapa yang ada di sana. Keputusan yang buruk," kata pembalap Australia tersebut melalui akun Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marc Marquez Absen di MotoGP Austria, Honda Kembali Jadi Bulan-bulanan ?

Marc Marquez Absen di MotoGP Austria, Honda Kembali Jadi Bulan-bulanan ?

Sport | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:43 WIB

Cuma Masuk 5 Besar, Valentino Rossi Sebut Motornya Lebih Mendingan

Cuma Masuk 5 Besar, Valentino Rossi Sebut Motornya Lebih Mendingan

Sport | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:19 WIB

Di Balik Trofi Juara Pertama KTM, Ada Satu Kasus Virus Corona di Brno

Di Balik Trofi Juara Pertama KTM, Ada Satu Kasus Virus Corona di Brno

Sport | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:12 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×