alexametrics

Evaluasi 4 Seri Awal, Maverick Vinales Tak Yakin Bisa Juara Dunia

Rully Fauzi | Arief Apriadi
Evaluasi 4 Seri Awal, Maverick Vinales Tak Yakin Bisa Juara Dunia
Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. [AFP/Mohd Rasfan]

Rider Monster Energy Yamaha itu tampil inkonsisten di empat seri awal MotoGP 2020.

Suara.com - Absennya rider Repsol Honda, Marc Marquez pada tiga seri pamungkas tentu memberi peluang bagi para pebalap lain untuk bisa merebut juara dunia MotoGP 2020.

Anggapan sekaligus harapan itu juga berlaku bagi Maverick Vinales. Pebalap Monster Energy Yamaha itu cukup dijagokan untuk bisa bersaing memperebutkan titel musim ini.

Namun, setelah MotoGP 2020 berlangsung empat seri, keyakinan pebalap berjuluk Top Gun itu untuk bisa jadi juara dunia sedikit memudar. Performa motor Yamaha YZR-M1 jadi alasannya.

Dalam dua seri awal yakni di MotoGP Spanyol dan Andalusia, Vinales berhasil mengamankan podium kedua. Namun, di dua balapan selanjutnya, sinarnya meredup.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Liga Champions Nanti Malam: Lyon vs Bayern Munich

Vinales tampil inkonsisten dan kesulitan untuk bersaing meraih podium. Rider Spanyol berusia 25 tahun itu hanya finis ke-14 di MotoGP Republik Ceko, serta ke-10 di MotoGP Austria.

"Saya bahkan tidak memikirkan tentang Kejuaraan Dunia (menjuarai MotoGP 2020). Sulit untuk memikirkan menang dengan semua kesalahan ini," keluh Vinales dikutip dari GPone, Rabu (19/8/2020).

"Saya mencoba memacu motor semaksimal mungkin. Tetapi ketika tidak berhasil, itu sulit. Sulit untuk menyalip pembalap lain," sambungnya.

"Saya akan mencoba bersabar dan menunggu momen saya. Untuk saat ini, Kejuaraan Dunia tampaknya rumit dengan apa yang kami miliki sekarang," tutur Vinales.

Vinales mengaku cukup kecewa dengan performa motornya yang masih angin-anginan. Tunggangannya itu kerap tampil luar biasa di beberapa trek, namun kemudian gagal bersaing di lintasan lainnya.

Baca Juga: Hampir Tertimpa Motor, Valentino Rossi Banyak Berdoa Usai MotoGP Austria

"Ketika ban motor mendapat cengkeraman, (performa motor) luar biasa. Tapi saat kurang, semua jadi rumit," beber Vinales.

Komentar