Antisipasi Padatnya Kompetisi 2021, PBSI Lebih Jeli Pilih Turnamen

Rabu, 30 September 2020 | 19:39 WIB
Antisipasi Padatnya Kompetisi 2021, PBSI Lebih Jeli Pilih Turnamen
Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti telah menyiapkan skema pengiriman atlet ke berbagai turnamen tahun depan.

Demi mengantisipasi padatnya kompetisi pada 2021, PBSI disebut Susy akan lebih jeli dalam pemilihan turnamen. Hanya turnamen penting yang akan diikuti Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan.

"Antisipasi dari PBSI adalah pengaturan penetapan target dan pengiriman pemain, mana saja yang harus diutamakan," kata Susy Susanti dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (30/9/2020).

"Terutama mereka yang masih butuh poin ke olimpiade, tentu akan beda dengan mereka yang sudah amankan ke olimpiade, seperti Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon), misalnya," tambahnya.

Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]
Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]

Kompetisi 2021 diperkirakan bakal sangat padat merujuk kondisi banyaknya turnamen tahun ini yang banyak mengalami penundaan akibat pandemi virus Corona.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah menentukan beberapa turnamen yang ditangguhkan tahun ini akan dilaksanakan pada 2021.

Selain tiga tur Asia yakni Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finals, turnamen mayor seperti Piala Thomas dan Uber 2020 juga akan dilangsungkan pada 2021.

Belum lagi jika melihat jadwal kompetisi tahun depan dimana Olimpiade Tokyo, SEA Games Vietnam, hingga Piala Sudirman juga akan dilaksanakan.

Susy meminta para atlet pun harus mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan pada 2021 dengan menjaga kondisi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Baca Juga: Kompetisi Tak Kunjung Bergulir, BWF Minta Pebulutangkis Bersabar

"Banyak turnamen yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di tahun 2020 dan kami menghargai keputusan BWF karena pertimbangan utama pasti kesehatan dan keselamatan atlet," kata Susy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI