Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis

Arief Apriadi

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:33 WIB
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark Viktor Axelsen saat bertanding dengan tunggal putra India Prannoy H. s. dalam babak Semifinal turnamen Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Viktor Axelsen mengkritik keputusan BWF mengubah sistem skor bulu tangkis menjadi 15 poin mulai 4 Januari 2027.
  • Sistem skor baru dinilai menghilangkan aspek daya tahan, taktik, dan momen comeback dramatis dalam setiap pertandingan bulu tangkis.
  • Axelsen menyarankan BWF membenahi kalender kompetisi yang padat alih-alih mengubah sistem poin demi alasan komersial siaran televisi.

Suara.com - Legenda tunggal putra dunia, Viktor Axelsen, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang resmi mengubah sistem skor menjadi 15 poin mulai tahun 2027.

Eks pebulu tangkis tunggal putra asal Denmark tersebut menilai perubahan drastis ini akan merusak esensi permainan yang selama ini mengandalkan daya tahan fisik dan kecerdasan taktik di lapangan.

Implementasi sistem 3x15 ini dianggap akan memangkas momen-momen comeback emosional yang biasanya menjadi daya tarik utama bagi para penggemar tepok bulu di seluruh dunia.

Hilangnya Aspek Daya Tahan dan Karakter Pertandingan

Viktor Axelsen datang ke Indonesia menyapa penggemar. [Dok. Arief Apriadi/Suara.com]
Viktor Axelsen datang ke Indonesia menyapa penggemar. [Dok. Arief Apriadi/Suara.com]

Dalam sesi wawancara pasca talk show bertajuk "Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen" yang diadakan Monitor ERP System di Jakarta pada Minggu (24/5/2026), Axelsen secara blak-blakan menyebut bahwa sistem 15 poin akan menghilangkan sejarah naik-turunnya tensi dalam sebuah laga.

"Saya pikir kita akan kehilangan beberapa aspek daya tahan (endurance) dan beberapa momen comeback selama pertandingan dan hal-hal seperti itu," ujar Viktor Axelsen.

Peraih medali emas Olimpiade 2020 Tokyo dan 2024 Paris ini merasa bahwa dalam sistem 21 poin, seorang pemain yang tertinggal jauh di awal laga masih memiliki ruang untuk membalikkan keadaan.

Namun, dengan batasan hanya 15 poin, peluang untuk mengejar ketertinggalan menjadi sangat tipis jika lawan sudah mencapai poin kritis.

"Saya rasa kita akan kehilangan itu dengan pengaturan 15 poin," lanjut Axelsen.

baca juga

Potensi Banjir Kejutan bagi Pemain Peringkat Bawah

Viktor Axelsen (bwfbadminton.com)
Viktor Axelsen (bwfbadminton.com)

Axelsen juga memprediksi bahwa format skor pendek ini akan menjadi ladang subur bagi terciptanya kejutan atau upset besar di turnamen-turnamen internasional.

Pemain dengan tipikal menyerang agresif dinilai akan sangat diuntungkan karena mereka hanya perlu menjaga fokus dalam durasi yang lebih singkat.

Hal ini tentu menjadi ancaman bagi pemain papan atas jika mereka terlambat panas atau tidak siap sejak servis pertama dilakukan.

"Akan ada lebih banyak kejutan (upsets) selama turnamen berlangsung menurut saya, terutama di awal," jelasnya menganalisis dampak sistem baru tersebut.

Ia menekankan bahwa para atlet kini tidak boleh lagi bermain santai di awal gim karena setiap poin menjadi sangat berharga dalam format 15 angka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026

Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026

Sport | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam

Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam

Sport | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:57 WIB

Jonatan Christie Berhasil Melaju ke Perempat Final Malaysia Masters 2026

Jonatan Christie Berhasil Melaju ke Perempat Final Malaysia Masters 2026

Sport | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:38 WIB

Jonatan Christie Ungkap Alasan Turun di Malaysia Masters 2026

Jonatan Christie Ungkap Alasan Turun di Malaysia Masters 2026

Sport | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:43 WIB

Anthony Ginting Comeback di Malaysia Masters 2026 Setelah Absen 3 Tahun

Anthony Ginting Comeback di Malaysia Masters 2026 Setelah Absen 3 Tahun

Sport | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:23 WIB

Terkini

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Sport | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:32 WIB

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Sport | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:43 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 15:26 WIB

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 14:41 WIB

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 00:18 WIB

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:04 WIB

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:10 WIB

Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati

Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 04:10 WIB

×