alexametrics

Leo/Daniel Keok, Ganda Putra Indonesia Gagal ke Final Thailand Open 2021

Arief Apriadi
Leo/Daniel Keok, Ganda Putra Indonesia Gagal ke Final Thailand Open 2021
Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terhenti kiprahnya di babak perempat final Kejurnas Bulutangkis 2019 usai kalah dari Amri Syahnawi/Muhammad Fachrikar P. Mansur (DKI Jakarta), Selasa (26/11). [Humas PBSI]

Dalam pertandingan berdurasi 29 menit di Impact Arena, Bangkok itu, Leo/Daniel kalah dua gim langsung oleh Goh/Tan dengan skor 19-21, 10-21.

Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terhenti di semifinal Yonex Thailand Open 2021 setelah kalah dari pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong, Sabtu (16/1/2021)

Dalam pertandingan berdurasi 29 menit di Impact Arena, Bangkok itu, Leo/Daniel kalah dua gim langsung oleh Goh/Tan dengan skor 19-21, 10-21.

Atas hasil ini maka Indonesia tak punya wakil ganda putra yang tersisa pada final Yonex Thailand Open yang berlangsung Minggu (17/1/2021).

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto telah tersingkir lebih dulu di babak perempat final, sebagaimana dimuat Antara.

Baca Juga: Jelang Semifinal, Praveen/Melati Ingin Makan dan Tidur Nyenyak Dulu

Pada gim pertama, Leo/Daniel sempat memimpin lebih dulu hingga kedudukan 7-5 sebelum akhirnya disalip saat interval 9-11.

Selepas jeda, selisih poin semakin jauh saat Goh/Tan langsung membukukan lima poin beruntun. Leo/Daniel semakin tertinggal ketika kedudukan menjadi 14-20.

Namun setelah itu Leo/Daniel mulai memberikan perlawanan sengit yang membuat persaingan perebutan poin semakin terasa jelang akhir gim pertama.

Leo/Daniel bisa saja merebut gim pertama saat mereka berhasil memperkecil margin poin menjadi 19-20 seandainya bola tidak melebar jauh ke samping.

Memasuki gim kedua, Leo/Daniel tak mampu memberikan perlawanan berarti karena keduanya langsung tertinggal 1-5.

Baca Juga: Jajaki Semifinal Lagi Pasca Vakum 10 Bulan, Praveen/Melati Semringah

Sementara Goh/Tan terus melancarkan serangan-serangan cepat demi merebut poin demi poin hingga gim kedua ditutup dengan skor 21-10.

Leo/Daniel mengakui penampilan mereka di pertandingan kali ini tak cukup baik. Meski begitu, pasangan ganda putra peringkat 70 dunia ini bersyukur dengan hasil yang didapatkan, di mana mereka mampu melaju ke semifinal dalam debutnya di laga BWF World Tour leve Super 1000.

“Meski kalah, kami bersyukur bisa mencapai semifinal. Pada saat yang sama, mencapainya saja tidak cukup. Saya pikir saya tidak bermain bagus dan membuat banyak kesalahan sendiri," kata Daniel dikutip dari laman resmi BWF.

“Ada perbedaan bermain hari ini dibandingkan kemarin. Seperti yang disebutkan oleh Daniel, shuttlecock tidak mau pergi ke tempat yang kami inginkan," sambung Leo.

Komentar