alexametrics

Roger Federer Masih Ragu Bertanding di Olimpiade Tokyo

Reky Kalumata
Roger Federer Masih Ragu Bertanding di Olimpiade Tokyo
Petenis Swiss Roger Federer. [CARL COURT / AFP]

Olimpiade akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2021

Suara.com - Petenis Roger Federer meminta penyelenggara Olimpiade mengakhiri ketidakpastian seputar Olimpiade Tokyo, dan ia juga mengaku masih ragu apakah akan bertanding dalam pesta olahraga terakbar itu.

Olimpiade akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, setelah ditunda satu tahun karena pandemi COVID-19. Namun Jepang, yang berjuang melawan lonjakan kasus COVID-19, telah memperpanjang status darurat di ibu kota negara, Tokyo, dan sejumlah wilayah lainnya hingga akhir Mei.

"Sejujurnya saya tidak tahu harus berpikir seperti apa. Saya berada di antara keduanya," kata Federer, yang memenangkan medali emas ganda dalam Olimpiade Beijing 2008 dan medali perak pada nomor tunggal empat tahun kemudian di London, dikutip Antara dari Reuters, Sabtu (15/5/2021).

"Saya akan senang bermain di Olimpiade, memenangkan medali untuk Swiss. Itu akan membuat saya sangat bangga. Tetapi jika itu tidak terjadi karena situasinya, saya akan menjadi orang pertama yang mengerti."

Baca Juga: Soal Keputusan Turnamen, Mohammad Ahsan Pertanyakan Usaha BAC

"Saya pikir apa yang dibutuhkan atlet adalah keputusan: apakah itu (Olimpiade Tokyo) akan terjadi atau tidak akan terjadi?"

"Saat ini, kami mendapat kesan bahwa itu (Olimpiade Tokyo) akan terjadi. Kami tahu ini situasi yang berubah-ubah. Dan Anda juga bisa memutuskan sebagai atlet jika ingin pergi. Jika Anda merasa ada banyak hambatan, mungkin lebih baik tidak pergi. Saya tidak tahu," tuturnya.

Sebuah petisi yang menyerukan pembatalan Olimpiade mengumpulkan lebih dari 350.000 tanda tangan dalam sembilan hari dan diserahkan kepada penyelenggara pada Jumat (14/5), sehingga menimbulkan pertanyaan baru mengenai kelanjutan Olimpiade Tokyo.

Rafa Nadal, yang menyamai raihan Federer dengan 20 gelar tunggal Grand Slam, dan pemenang Grand Slam 23 kali, Serena Williams, pekan ini menyatakan keraguannya untuk berlaga pada Olimpiade Tokyo.

Selain itu, petenis putri dan putra peringkat teratas Jepang, Naomi Osaka dan Kei Nishikori, juga mengungkapkan kekhawatiran mereka, mengatakan risiko penyelenggaraan Olimpiade di tengah pandemi harus terus dibahas dengan hati-hati.

Baca Juga: Rafael Nadal Masih Ragu ke Olimpiade Tokyo

Sementara Federer, ayah empat anak, mengaku telah mendapatkan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech.

Komentar