Lompat Jauh: Teknik Dasar, Peraturan, dan Sejarahnya

Rifan Aditya

Jum'at, 11 Juni 2021 | 07:19 WIB
Lompat Jauh: Teknik Dasar, Peraturan, dan Sejarahnya
Lompat Jauh: Teknik Dasar, Peraturan, dan Sejarahnya - Atlet lompat jauh Maria Natalia Londa di test event Asian Games 2018, (11/2).(Suara.com/Kurniawan M)

Suara.com - Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang mengkombinasikan kecepatan, kekuatan, dan kelincahan dalam melompat dari papan tolakan. Sasaran lompat jauh ini adalah mencapai jarak lompatan sejauh mungkin pada bagian pendaratan atau bak lompat.

Lalu seperti apa sejarah, teknik dasar dan peraturan lompat jauh? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Teknik Dasar Lompat Jauh

Meskipun terlihat mudah, namun ternyata lompat jauh memiliki teknik dasar untuk melakukannya. Berikut adalah beberapa teknik dasar dalam lompat jauh yang harus dikuasai dirangkum dari beberapa sumber.

1.       Teknik awalan

Teknik ini dilakukan dengan berlari pada lintasan dengan pergerakan lari lambat, lari dipercepat hingga sampai pada papan tumpuan. Teknik jumper ‘ancang-ancang’ ini dapat dilakukan sejauh 30-40 meter sebelum titik tolakan. Saat akan mendekati titik tolakan, maka tingkatkan kecepatan berlari.

Hal yang perlu diketahui, kendalikan kecepatan lari terutama di 3-5 meter akhir sebelum garis lompat. Selanjutnya sesegera mungkin lakukan pengalihan dari kecepatan lari gerak horizontal ke vertikal.

2.       Teknik Tolak atau Loncatan

Tahap tolakan di mana kaki menjadi tumpuan di garis lompat untuk ‘mengangkat’ tubuh ke atas dan melayang sebelum mendarat di bak lompat. Teknik yang diperhatikan saat tolakan adalah kaki sedikit dibengkokkan, kaki menapak, dan tungkai diluruskan.

baca juga

Gerakan tolakan seperti ini umumnya perlu memadukan kekuatan, kecepatan, dan konsentrasi agar kaki tidak melewati batas garis loncat.

3.       Teknik Melayang

Untuk memudahkan dan memperluas jarak pendaratan, lakukan gerakan kaki seperti berjalan saat posisi tubuh melayang. Selain itu perhatikan pula saat tubuh berada dalam posisi melayang, yaitu jaga keseimbangan badan, melayang di udara selama mungkin, dan persiapan kaki untuk pendaratan.

4.       Teknik Pendaratan

Pendaratan dilakukan dengan menundukkan kepala, ayunkan lengan, dan menggerakkan pinggang ke arah depan. Teknik ini perlu diperhatikan agar anggota badan lain tidak menyentuh pasir lebih belakang daripada kaki saat proses pendaratan.

Sejarah Lompat Jauh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maria Natalia Londa Tambah Emas Indonesia dari Nomor Lompat Jauh

Maria Natalia Londa Tambah Emas Indonesia dari Nomor Lompat Jauh

Sport | Minggu, 08 Desember 2019 | 19:46 WIB

Sapwaturrahman Rebut Emas Lompat Jauh Putra Untuk Indonesia

Sapwaturrahman Rebut Emas Lompat Jauh Putra Untuk Indonesia

Foto | Minggu, 08 Desember 2019 | 10:35 WIB

Gagal Pertahankan Emas, Maria Londa: Maafkan Saya Indonesia

Gagal Pertahankan Emas, Maria Londa: Maafkan Saya Indonesia

Sport | Senin, 27 Agustus 2018 | 23:09 WIB

Setelah 33 Tahun, Rekor Nasioal Lompat Jauh Akhirnya Pecah

Setelah 33 Tahun, Rekor Nasioal Lompat Jauh Akhirnya Pecah

Sport | Minggu, 17 Juni 2018 | 19:25 WIB

Terkini

Nestl Indonesia Gandeng Kemendag Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestl Indonesia Gandeng Kemendag Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:39 WIB

×