Hajar Shapovalov, Novak Djokovic ke Final Wimbledon 2021

Arief Apriadi

Sabtu, 10 Juli 2021 | 06:46 WIB
Hajar Shapovalov, Novak Djokovic ke Final Wimbledon 2021
Petenis Serbia Novak Djokovic melakukan selebrasi setelah mengalahkan petenis Kanada Denis Shapovalov di semifinal Wimbledon, All England Lawn Tennis and Croquet Club, London. (9/7/2021) (ANTARA/REUTERS/Paul Childs)

Suara.com - Juara bertahan Novak Djokovic berhasil menjinakan perlawanan sengit petenis Kanada Denis Shapovalov untuk melaju ke final Wimbledon 2021.

Dalam pertandingan di All England Lawn Tennis & Croquet Club, London, Novak Djokovic menghajar Shapovalov lewat kemenangan 7-6(3), 7-5, 7-5.

Di babak final, petenis berusia 34 tahun asal Serbia itu akan bertemu dengan petenis Italia Matteo Berrettini pada Minggu (11/7/2021).

Hasil itu sekaligus memupuskan harapan Shapovalov unggulan ke-10 yang berupaya menjadi petenis kedua dari Kanada yang mencapai final Wimbledon.

Shapovalov melancarkan 40 pukulan winner tetapi manakala Djokovic mendapati dirinya dalam bahaya, ia mampu bertahan, menyelamatkan 10 dari 11 break point yang ia hadapi.

Djokovic juga hanya membuat 15 unforced error demi menjaga asa mengejar titel Grand Slam ke-20, menyamai rekor Roger Federer dan Rafael Nadal.

Djokovic memenangi set pembuka meski Shapovalov serve ketika kedudukan 5-4 dan kemudian menyelamatkan sejumlah break point di set kedua saat sang lawan mengerahkan segala upaya untuk menundukkan peraih lima titel di All England Club itu.

Kendati di set ketiga Shapovalov terus melancarkan pukulan keras tetapi tembakannya dimentahkan saat Djokovic mengklaim salah satu kemenangan straigth set terberat dalam karier Wimbledonnya.

Shapovalov meninggalkan lapangan dengan berurai air mata tetapi ia telah memperlihatkan kemampuannya yang menandakan ia siap menantang turnamen-turnamen besar di dunia tenis.

"Saya tidak merasa skor itu cukup mencerminkan performa atau pertandingan ini," kata Djokovic seperti dikutip AFP.

"Dia (Shapovalov) melakukan serve untuk set pertama dan mungkin pemain yang lebih baik."

"Saya akan memberinya tepuk tangan meriah untuk semuanya yang telah dia lakukan hari ini dan juga dua pekan ini. Kita akan sering melihat dia di masa depan, dia adalah pemain luar biasa."

Apabila meraih titel di Wimbledon, Djokovic tinggal butuh kemenangan di US Open untuk menjadi petenis ketiga dalam sejarah, dan pertama sejak 1969, yang melengkapi kalender Grand Slam.

Djokovic juga memiliki peluang melengkapi Golden Slam apabila ia menang di Olimpiade nanti.

"Saya mencoba memaksimalkan kemampuan saya di setiap pertandingan dan melihat apa yang terjadi," kata Djokovic.

"Di tahap karier saya sekarang, Grand Slam adalah segalanya dan saya merasa sangat terhormat membuat sejarah di olahraga yang sangat saya cintai ini."

Shapovalov yang bermain kidal tak menunjukkan tanda-tanda gugup kendati tampil di semifinal pertama Grand Slamnya dan dengan bekal rekor 0-6 melawan petenis nomor satu dunia itu.

Mengandalkan backhand dan forehand ke garis, dia mendominasi set pertama setelah membuat break di gim ketiga dan serve untuk ketika 5-4.

Ia hampir mengunci set pembuka tapi sayangnya ia tak terlalu memiliki naluri seperti seorang juara Grand Slam.

Sejumlah groundstroke yang lemah memungkinkan Djokovic menyamakan kedudukan dan mengambil alih tiebreak setelah memenangi reli baseline dengan skor 4-2.

Shapovalov mengakhiri set tersebut dengan double fault.

Shapovalov gagal mengambil lima break point di set kedua dan Djokovic membalas. Dia membuat break untuk 6-5 berkat double fault dan mengamankan set tersebut sebelum sang petenis Kanada melampiaskan kekesalannya kepada wasit dan melabeli sang ofisial sebagai "lelucon".

Djokovic menunjukkan pertahanan khasnya untuk menangkis empat break point lagi di gim kedua set ketiga.

Sekali lagi, dia membuat pemain kidal Kanada itu membayar dengan melakukan break untuk 6-5 dan melakukan servis pada gim berikutnya.

"Novak orang yang luar biasa... Ia mendatangi saya di ruang loker, dia berbicara sejumlah kata. Bagi saya itu sangat berarti. Dia tak perlu melakukan itu sebenarnya," kata Shapovalov, demikian dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hajar Sabalenka, Pliskova Melaju ke Final Wimbledon untuk Pertama Kalinya

Hajar Sabalenka, Pliskova Melaju ke Final Wimbledon untuk Pertama Kalinya

Sport | Jum'at, 09 Juli 2021 | 11:12 WIB

Untuk Pertama Kali, Ashleigh Barty Melenggang ke Final Wimbledon

Untuk Pertama Kali, Ashleigh Barty Melenggang ke Final Wimbledon

Sport | Jum'at, 09 Juli 2021 | 01:45 WIB

Dipecundangi Hurkacz, Mimpi Roger Federer Rengkuh Sembilan Kali Juara Wimbledon Sirna

Dipecundangi Hurkacz, Mimpi Roger Federer Rengkuh Sembilan Kali Juara Wimbledon Sirna

Sport | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:16 WIB

Bungkam Fucsovics, Novak Djokovic ke Semifinal Wimbledon 2021

Bungkam Fucsovics, Novak Djokovic ke Semifinal Wimbledon 2021

Sport | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:08 WIB

Top 5 Sport: Ons Jabeur, Petenis Wanita Arab Pertama ke Perempat Final Wimbledon

Top 5 Sport: Ons Jabeur, Petenis Wanita Arab Pertama ke Perempat Final Wimbledon

Sport | Rabu, 07 Juli 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi

Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 11:22 WIB

Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026

Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 11:15 WIB

An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang

An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 11:10 WIB

Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026

Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 11:02 WIB

Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1

Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 10:59 WIB

Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series

Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 10:29 WIB

Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan

Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 10:15 WIB

Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026

Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026

Sport | Senin, 08 Juni 2026 | 09:54 WIB

Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026

Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026

Sport | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:31 WIB