alexametrics

Jokowi Minta Vaksinasi Atlet PON dan Peparnas Segera Rampung

Arief Apriadi
Jokowi Minta Vaksinasi Atlet PON dan Peparnas Segera Rampung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan Rapat Terbatas via video conference dengan agenda "Pembahasan tentang Kelanjutan Pelaksanaan PON XX" bersama sejumlah menteri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/4/2020). [Dok. Kemenpora]

Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta proses vaksinasi atlet dan seluruh kontingen yang mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua 2021 segera rampung.

Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dalam keterangan pers seusai rapat terbatas dengan Presiden terkait Persiapan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua, secara virtual di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

"Arahan bapak Presiden, vaksin yang harus disegerakan untuk seluruh atlet dari seluruh kontingen dan juga vaksin untuk masyarakat yang ada di sekitar, baik venue maupun tempat akomodasi. Arahan Presiden agar dimasifkan," ujar Menpora Zainudin Amali.

Dia mengatakan jumlah vaksinasi akan ditambah untuk Papua dan diperkirakan selesai pada Agustus. Sehingga pada pelaksanaan PON XX 2-15 Oktober 2021 dan Peparnas XVI 2-15 November 2021, vaksinasi telah tuntas.

Baca Juga: Atlet Tinju Wanita Keturunan Jeneponto Wakili Jawa Barat di PON Papua

Menpora menyampaikan sejauh ini atlet, pelatih, ofisial dan tenaga pendukung dari 33 provinsi dan juga kontingen Papua dilaporkan sudah divaksinasi.

Tribun utara stadion Mandala Jayapura berdampingan dengan Wisma Atlet Mandala Jayapura, Papua, Jumat (2/7/2021). [ANTARA FOTO/Indrayadi TH
Tribun utara stadion Mandala Jayapura berdampingan dengan Wisma Atlet Mandala Jayapura, Papua, Jumat (2/7/2021). [ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Ia mengaku belum mendapat informasi adanya atlet yang menolak vaksinasi COVID-19.

"Bahkan mereka mencari karena menyangkut keikutsertaan mereka. Karena kalau terjadi apa-apa, mereka tidak bisa ikut dan yang rugi mereka sendiri, pelatih dan ofisial. Jadi tidak ada yang menolak," jelasnya.

Dia juga menekankan bahwa pada September mendatang akan ditentukan apakah pertandingan PON dan Peparnas tanpa kehadiran penonton atau dengan penonton terbatas.

Apabila diputuskan dengan penonton terbatas maka hanya penonton yang telah divaksinasi saja yang bisa menyaksikan pertandingan secara langsung, demikian disampaikan Zainudin Amali sebagaimana dilansir dari Antara.

Baca Juga: TNI Polri Siap Amankan PON Papua ke XX dan Papernas XVI 2021

Komentar