alexametrics

Red Bull Ungkap Kerugian Akibat Kecelakaan Max Verstappen di Silverstone

Reky Kalumata
Red Bull Ungkap Kerugian Akibat Kecelakaan Max Verstappen di Silverstone
Pembalap Red Bull asal Belanda Max Verstappen melaju di Becketts Corner saat free practice 1 F1 GP Inggris di sirkuit Silverstone, Inggris pada 16 Juli 2021. Adrian DENNIS / AFP

Verstappen mengalami tabrakan dengan Lewis Hamilton

Suara.com - Tabrakan antara mobil Max Verstappen dan Lewis Hamilton di Grand Prix Inggris telah mengakibatkan Red Bull mengalami kerugian sebesar 1,8 juta dolar AS atau sekira 26 miliar rupiah, ungkap kepala tim Christian Horner, Jumat (23/7/2021).

Kerugian itu menjadi konsekuensi yang besar bagi tim yang beroperasi di bawah aturan baru soal batas bujet di Formula 1.

"Faktor signifikan lainnya adalah elemen batas biaya. Kecelakaan itu telah merugikan kami kurang lebih 1,8 juta dolar dan kecelakaan seperti itu memiliki dampak yang masif dalam era batas bujet," kata Horner di kolom laman resmi Red Bull seperti dimuat Antara.

Verstappen mengawali akhir pekan di Silverstone dengan keunggulan 33 poin atas Hamilton setelah memenangi debut sprint race yang eksperimental pada Sabtu, namun mengakhiri Minggu dengan keunggulan delapan poin saja setelah tersingkir dari balapan karena kecelakaan di tikungan Copse.

Baca Juga: VIDEO: Tampak Depan Detik-detik Mobil Verstappen Hantam Pembatas Sirkuit

Hamilton mencoba menyalip Verstappen dari sisi dalam namun kedua mobil bersenggolan sehingga sang pebalap Belanda kehilangan kendali mobilnya dan meluncur ke pagar pembatas dalam kecepatan tinggi.

Verstappen disebut mengalami benturan dengan gaya 51G saat mobilnya menabrak pembatas hingga rusak parah meski sang pebalap mampu berjalan ke mobil medis sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum dinyatakan lolos dari cedera serius.

Horner menyalahkan Hamilton dan menyebut juara dunia tujuh kali yang menjadi pemenang balapan hari itu mendapat hukuman terlalu ringan yaitu hanya penalti 10 detik dari race director.

"Melihat beratnya insiden dan ringannya penalti itu, kami meninjau kembali semua data dan memiliki hak untuk mengajukan review," kata Horner.

"Kami oleh karena itu masih melihat bukti-bukti dan mempertimbangkan semua opsi olahraga kami."

Baca Juga: Senggol Max Verstappen, Lewis Hamilton Jadi Sasaran Pelecehan Rasis Online

Horner juga mengeluhkan tindakan bos tim Mercedes Toto Wolff yang menemui race director Michael Masi setelah kecelakaan tersebut sebelum steward mengambil keputusan.

Komentar