alexametrics

13 Negara dengan Jumlah Atlet Paling Sedikit di Olimpiade Tokyo 2020

Arief Apriadi
13 Negara dengan Jumlah Atlet Paling Sedikit di Olimpiade Tokyo 2020
Penari tampil dalam pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Dari Andorra hingga Tuvalu, 13 negara ini cuma bawa dua atlet ke Olimpiade Tokyo 2020.

Suara.com - Olimpiade Tokyo adalah multievent olahraga terbesar di dunia yang diikuti 206 negara termasuk Tim Pengungsi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Jumlah atlet yang dikirim masing-masing negara tidaklah sama. Tak sembarang atlet bisa berkompetisi di Olimpiade. Selain wildcard dan jatah benua, para atlet harus mengikuti ajang kualifikasi terlebih dahulu.

Sistem kualifikasi membuat jumlah atlet yang dikirim masing-masing negara bisa begitu kontras. Amerika Serikat menjadi negara yang mengirim atlet terbanyak ke Olimpiade Tokyo yakni 657.

Di bawah Amerika Serikat, terdapat tuan rumah Jepang yang menurunkan 615 atlet.

Baca Juga: Hendra/Ahsan Juara Grup D Usai Tekuk Wakil Korea Selatan

Namun siap sangka, terdapat 13 negara yang hanya mengirim masing-masing dua atletnya ke Olimpiade Tokyo. Berikut daftarnya, sebagaimana dilansir The Washington Post:

1. Andorra

Andorra mengirim dua atlet yakni Monica Doria Vilarrubla dari cabang olahraga kano slalom, dan Pol Moya dari cabang atletik nomor lari 800 meter.

2. Bermuda

Bermuda mengirim dua atlet ke Olimpiade Tokyo atas nama Dara Alizadeh (dayung), dan Flora Duffy yang tampil di cabang olahraga triathlon.

Baca Juga: Para Veteran Sepak Bola yang Tampil di Olimpiade Tokyo

3. Brunei

Komentar