alexametrics

Pelatih Sudah Kantongi Kriteria Atlet Pengganti Greysia Polii

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih Sudah Kantongi Kriteria Atlet Pengganti Greysia Polii
Pebulutangkis ganda Putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu mengembalikan kok ke arah ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Greysia Polii yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu, diisukan bakal segera pensiun.

Suara.com - Pelatih sektor ganda putri Indonesia, Eng Hian, sudah mengantongi kriteria pebulutangkis yang cocok menggantikan sosok Greysia Polii. Seperti apa?

Greysia Polii yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu, diisukan bakal segera pensiun.

Pebulutangkis kelahiran Jakarta itu akan menginjak usia 34 tahun pada 11 Agustus mendatang. Sementara Apriyani Rahayu masih berusia 23 tahun.

Sebelum tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Greysia sudah memberikan bocoran akan masa depannya. Dia menganggap Tokyo 2020 mungkin jadi Olimpiade terakhir yang dia mainkan.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Swedia vs Kanada Perebutan Medali Emas Putri

Selain itu, Greysia Polii juga belum lama ini baru menikah. Dia dipersunting lelaki bernama Felix Djimin pada 23 Desember 2020.

"Untuk mempersiapkan pengganti Greysia, ada proses yang berjalan," kata Eng Hian dalam konferensi pers daring, Jumat (6/8/2021).

Ekspresi kegembiraan pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bersama sang pelatih, Eng Hian, usai memastikan diri meraih medali emas SEA Games 2019 dengan mengalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (Thailand), Senin (9/12). [Humas PBSI]
Ekspresi kegembiraan pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bersama sang pelatih, Eng Hian, usai memastikan diri meraih medali emas SEA Games 2019 dengan mengalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong (Thailand), Senin (9/12). [Humas PBSI]

"Saya sendiri sudah p[unya beberapa pandangan, yang penting pengganti Greysia itu [tak harus menonjol] di teknik karena itu bisa dilatih. Yang penting tekad, kemauan jadi juara," tambahnya.

Sektor ganda putri PBSI sendiri bisa dibilang tak memiliki banyak stok atlet mumpuni di luar Greysia / Apriyani. Mereka semua masih tergolong sebagai pemain muda minim jam terbang.

Salah satu pasangan pasangan paling potensial untuk melanjutkan regenerasi ganda putri Indonesia adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti / Ribka Sugiarto.

Baca Juga: Disebut Kena Body Shaming, Begini Reaksi Santai Atlet Angkat Besi Nurul Akmal

Keduanya saat ini menduduki ranking 34, alias terpaut 29 tingkat dari Greysia / Apriyani yang saat ini menduduki peringkat enam dunia.

Komentar