PON Papua Bisa Belajar Prokes dari Olimpiade Tokyo 2020

Arief Apriadi

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 21:27 WIB
PON Papua Bisa Belajar Prokes dari Olimpiade Tokyo 2020
Suasana Lokasi Venue Pon 2020 Papua, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (16/4). [ANTARA FOTO/Gusti Tanati]

Suara.com - Chef de Mission kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani memetik pembelajaran dari pelaksanaan Olimpiade 2020 di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Rosan, protokol kesehatan yang diterapkan panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 bisa jadi pelajaran bagi Indonesia dalam menggelar event besar di tengah pandemi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang dijadwalkan Oktober mendatang.

Menurut Rosan, salah satu kunci Olimpiade Tokyo 2020 bisa terlaksana dengan lancar meski masih dalam ancaman pandemi, yaitu adanya peraturan dan protokol kesehatan yang jelas dan ketat yang berlaku kepada seluruh peserta, atlet, ofisial, hingga panitia yang terlibat dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut.

“Banyak sekali yang dapat menjadi pelajaran dari event sebesar ini karena di sana yang pertama kali disampaikan bahwa tidak ada toleransi untuk pelanggaran-pelanggaran dan semua itu dilakukan secara efisien dan peraturan yang jelas,” ungkap Rosan dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat.

Rosan mencontohkan sebelum berangkat ke Jepang, seluruh atlet, ofisial dan pelatih harus terlebih dahulu melaporkan rencana kegiatan mereka selama di Tokyo.

Dengan demikian, mereka hanya diperbolehkan keluar beraktivitas sesuai dengan jadwal yang telah dilaporkan dalam rencana kegiatan tersebut.

Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]
Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]

Demi meminimalisir penularan, interaksi dan aktivitas atlet selama di Tokyo juga dibatasi hanya di seputar tempat penginapan, tempat latihan dan arena pertandingan.

Tak hanya itu, seluruh atlet juga harus menjalani karantina dua pekan di Tanah Air dengan satu pekan terakhir mesti menjalani tes usap PCR setiap harinya. Hasil tes tersebut juga harus dilaporkan ke pemerintah Jepang.

"Ketika tiba di Kampung Atlet harus tes PCR dan uji saliva itu selama tujuh hari berturut-turut. Apabila ada yang positif, langsung dikarantina. Protokol itu sangat jelas,” tuturnya.

baca juga

Meski protokol kesehatan sudah diterapkan dengan ketat dan disiplin, menurut Rosan, potensi tertular virus corona tetap ada, tetapi tidak sampai menciptakan klaster yang meluas karena panitia juga sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang jelas.

“Potensi tertular tetap ada. Di kampung atlet, meski kami tes PCR setiap hari, tapi di setiap pertemuan pagi hari bersama para CdM dilaporkan juga yang tertular di kampung atlet ada berapa,” katanya.

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat itu pun berharap apabila Indonesia memang ingin mengikuti jejak Jepang dalam menggulirkan kejuaraan berskala besar maka harus ada protokol kesehatan yang jelas dan terstruktur.

“Kita bisa banyak belajar bagaimana menjalankan event dengan tetap menerapkan prokes ketat, dengan aturan main yang sangat jelas dan sangat terstruktur. Jadi kita pun bisa menjalaninya dengan baik walaupun tidak mudah,” pungkas dia, demikian dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut PON Papua, Kemensos akan Beri Bimbingan pada Warga untuk Hasilkan Suvenir

Sambut PON Papua, Kemensos akan Beri Bimbingan pada Warga untuk Hasilkan Suvenir

Bisnis | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 13:32 WIB

Dua Pembalap Gorontalo Mulai Fokus Latihan Menghadapi PON Papua

Dua Pembalap Gorontalo Mulai Fokus Latihan Menghadapi PON Papua

Sulsel | Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:15 WIB

Atlet Termuda Indonesia di Olimpiade Tokyo Langsung Alihkan Fokus ke PON Papua

Atlet Termuda Indonesia di Olimpiade Tokyo Langsung Alihkan Fokus ke PON Papua

Sport | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:50 WIB

Bupati Yapen Minta PON Papua 2021 Diundur, Ini Alasannya

Bupati Yapen Minta PON Papua 2021 Diundur, Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 23 Juli 2021 | 16:02 WIB

Jokowi Putuskan PON Papua Tetap Digelar, Veronica Koman: Pembunuhan Berencana

Jokowi Putuskan PON Papua Tetap Digelar, Veronica Koman: Pembunuhan Berencana

Riau | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU

Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

×