Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar

Vania Rossa

Minggu, 06 September 2026 | 00:17 WIB
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
Ilustrasi Pencernaan Anak yang Sehat (Freepik)
baca 10 detik
  • Studi Nutrition Reviews 2026 menyatakan pola makan berkaitan positif dengan prestasi akademik anak usia sekolah.
  • Dr. Ray Wagiu Basrowi menyatakan nutrisi, saluran cerna, dan stimulasi mendukung perkembangan kognitif anak secara menyeluruh.
  • Bebelac menyampaikan pesan penting tentang nutrisi dan stimulasi dalam talkshow di Ideafest pada tahun 2026.

Suara.com - Setiap orang tua tentu ingin melihat anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sehat, aktif, dan mampu mengembangkan potensinya. Namun, perkembangan anak sebenarnya tidak hanya bisa dilihat dari nilai akademik atau seberapa cepat ia menguasai sesuatu.

Kemampuan untuk berkonsentrasi, mengingat, berpikir, memecahkan masalah, hingga beradaptasi dengan lingkungan merupakan bagian dari perkembangan kognitif yang berlangsung secara bertahap. Proses tersebut dibentuk dari berbagai pengalaman dan kebutuhan anak sehari-hari, termasuk kecukupan nutrisi dan kondisi kesehatan tubuhnya.

Salah satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah kesehatan saluran cerna. Padahal, sistem pencernaan memiliki peran penting dalam membantu tubuh menyerap berbagai zat gizi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang.

Studi yang dipublikasikan dalam Nutrition Reviews pada 2026 juga menemukan adanya hubungan positif antara pola makan dengan kemampuan kognitif dan prestasi akademik pada anak usia sekolah. Temuan ini semakin menunjukkan bahwa apa yang dikonsumsi anak menjadi salah satu bagian dari fondasi yang mendukung proses belajarnya.

Ketika Pencernaan Sehat, Anak Lebih Siap Bereksplorasi

Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan perkembangan kognitif anak perlu dilihat secara menyeluruh. Menurutnya, nutrisi, kesehatan saluran cerna, dan stimulasi merupakan bagian yang saling berkaitan dalam mendukung proses tumbuh kembang.

“Nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna yang baik, dan stimulasi yang sesuai merupakan bagian dari fondasi yang saling mendukung untuk membantu anak lebih siap belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya,” ujar dr. Ray.

Ia menjelaskan, pemenuhan nutrisi tidak hanya berbicara mengenai jumlah makanan yang dikonsumsi anak, tetapi juga kualitas dan kandungan di dalamnya. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah asupan prebiotik dan serat pangan.

“Asupan nutrisi yang mengandung prebiotik dan serat pangan, seperti FOS, GOS, dan Inulin dapat mendukung kesehatan saluran cerna dan microbial diversity. Kesehatan saluran cerna yang baik membantu mendukung penyerapan nutrisi, sehingga tubuh si Kecil dapat memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar dan perkembangannya,” jelasnya.

baca juga

Menurut dr. Ray, menjaga kesehatan saluran cerna juga merupakan bagian dari upaya membangun kesiapan biologis anak. Dengan fondasi tubuh yang baik, anak diharapkan dapat lebih siap menerima berbagai stimulasi dan pengalaman yang diberikan dalam kesehariannya.

Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, dan Cynthia, momfluencer. (Dok. ist)
Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, dan Cynthia, momfluencer. (Dok. ist)

Stimulasi Tak Harus Rumit

Selain nutrisi, stimulasi menjadi bagian lain yang tidak kalah penting. Menariknya, stimulasi untuk mendukung perkembangan kognitif anak tidak selalu harus dilakukan melalui aktivitas belajar yang formal.

Mengajak anak bermain, membaca buku bersama, berbicara, mendengarkan cerita mereka, hingga memberikan kesempatan untuk mencoba sesuatu yang baru dapat menjadi bagian dari stimulasi sehari-hari.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Cynthia, momfluencer di balik akun @janelleandmom. Baginya, mendampingi perkembangan anak bukan tentang terus-menerus mengejar pencapaian, melainkan memberikan ruang agar anak dapat tumbuh sesuai tahap perkembangannya.

“Sebagai ibu, saya tentu ingin melihat anak tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk kemampuan kognitifnya. Saya percaya, perkembangan kognitif anak tidak hanya dibentuk dari stimulasi, tetapi juga dimulai dari kebutuhan dasar seperti nutrisi tepat yang mendukung kesehatan pencernaan si Kecil,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Sistem Pencernaan Manusia Organ dan Fungsinya

9 Sistem Pencernaan Manusia Organ dan Fungsinya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Terkini

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Sindiran Upin Ipin soal Kabut Asap Indonesia Picu Reaksi Warganet

Sindiran Upin Ipin soal Kabut Asap Indonesia Picu Reaksi Warganet

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Leapmotor Kejar TKDN 60 Persen pada 2027, Harga Mobil Berpotensi Naik

Leapmotor Kejar TKDN 60 Persen pada 2027, Harga Mobil Berpotensi Naik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?

Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: JCW Soroti Tebang Pilih Kasus Korupsi dan Efektivitas Retret Pejabat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: JCW Soroti Tebang Pilih Kasus Korupsi dan Efektivitas Retret Pejabat

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Rekam Jejak Eks Napiter Sutrisno: Terlibat Bom Thamrin, Bikin Onar di Lapas hingga Aniaya Sipir

Rekam Jejak Eks Napiter Sutrisno: Terlibat Bom Thamrin, Bikin Onar di Lapas hingga Aniaya Sipir

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias Terkait Muktamar NU! KPK Dalami Kaitan Korupsi ATR/BPN

Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias Terkait Muktamar NU! KPK Dalami Kaitan Korupsi ATR/BPN

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.554.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.554.000/Gram

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:49 WIB

×