Ban Terlalu Lembek, Brad Binder Senang Bisa Raih Posisi Empat di Austria

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:42 WIB
Ban Terlalu Lembek, Brad Binder Senang Bisa Raih Posisi Empat di Austria
Pembalap KTM Red Bull, Brad Binder. (Instagram)

Suara.com - Red Bull Ring bisa dibilang merupakan salah satu sirkuit spesial bagi tim KTM. Terletak di Austria, lintasan balap ini kerap dianggap sebagai 'kandang' bagi tim dengan tampilan serba oranye ini.

Walau demikian, lintasan tersebut kerap didominasi Ducati. Usaha KTM untuk menghentikan dominasi pabrikan Italia ini pun gagal lantaran posisi terbaik yang bisa KTM raih hanyalah urutan empat, melalui Brad Binder.

Dilansir dari Crash, walau gagal menyingkirkan Ducati dari posisi terdepan, Binder mengaku senang bisa meraih posisi empat.

"Sulit untuk memulai balapan pertama, saya mengalami masalah dan saya tak tahu kenapa, saya merasa ban depan terlalu dingin, saya nyaris terjatuh saat mau masuk ke grid, dan saya sangat gerogi di putaran pertama," ucap pria Afrika Selatan ini.

"Rasanya seperti balapan di lintasan basah. Setelah mendahului beberapa pembalap, saya melihat Dani Pedrosa jatuh," imbuhnya.

Pembalap Red Bull KTM Brad Binder melaju di sikuit Brno dan memenangi MotoGP Republik Ceko. Joe Klamar / AFP
Pembalap Red Bull KTM Brad Binder melaju di sikuit Brno dan memenangi MotoGP Republik Ceko. Joe Klamar / AFP

"Setelah balapan dimulai lagi, saya bisa mengawali balapan dengan lebih baik," lanjutnya.

Ia menilai bahwa usaha timnya untuk menguasai Red Bull Ring gagal karena kendala pada ban motor balap mereka.

“Ban depan terlalu empuk bagi kami, kami tidak memiliki dukungan yang cukup di zona pengereman. Begitu ban mulai terlalu panas, saya tidak bisa menghentikan motor lagi dan terus kehilangan bagian depan," tutur rekan setim Miguel Oliveira ini.

“Saya harus bermain cerdas  hanya untuk menjaga ban tetap di sana dan tidak crash. Di akhir balapan, begitu ban menyebar dan saya tidak terlalu banyak di slipstream, itu sedikit mendingin dan menjadi lebih baik," terangnya.

baca juga

"Secara keseluruhan saya sangat senang finis di posisi keempat. Mulai dari posisi 16 tidak apa-apa, tetapi untuk kembali dan setidaknya finis keempat, itu mengakhiri akhir pekan pertama dengan baik. Kami perlu menemukan sesuatu untuk lolos lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan di MotoGP Styria, Lorenzo Savadori Naik Meja Operasi

Kecelakaan di MotoGP Styria, Lorenzo Savadori Naik Meja Operasi

Sport | Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:58 WIB

Rencana Bos Yamaha Usai Valentino Rossi Putuskan Pensiun dan 4 Berita Sport Menarik

Rencana Bos Yamaha Usai Valentino Rossi Putuskan Pensiun dan 4 Berita Sport Menarik

Sport | Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:36 WIB

Andrea Dovizioso Siap Membalap di MotoGP Austria 2021? Begini Jawaban Aprilia

Andrea Dovizioso Siap Membalap di MotoGP Austria 2021? Begini Jawaban Aprilia

Sport | Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:19 WIB

Terkini

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Pesona Alam di Bawah Bayang-Bayang Ekskavator: 4 Wisata Indonesia yang Terdampak Tambang

Pesona Alam di Bawah Bayang-Bayang Ekskavator: 4 Wisata Indonesia yang Terdampak Tambang

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×