Sejarah Tenis Meja Hingga Peraturannya, Perhatikan Biar Makin Mahir

Rifan Aditya

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 08:09 WIB
Sejarah Tenis Meja Hingga Peraturannya, Perhatikan Biar Makin Mahir
Sejarah Tenis Meja Hingga Peraturannya, Perhatikan Biar Makin Mahir - Ilustrasi tenis meja. (Shutterstock)

Suara.com - Tenis meja atau lebih dikenal dengan pingpong menjadi olahraga yang memasyarakat di Indonesia. Jika sering bermain, tentu Anda paham peraturan tenis meja. Tapi tahukah kalian bagaimana sejarah tenis meja

Olahraga ini dimainkan dengan cara memukul bola menggunakan bet atau raket hingga bola memantul di atas meja dan menuju ke arah sisi meja lawan. Tenis meja atau Pingpong dimainkan di perhelatan olahraga internasional, nasional, hingga di perkampungan.

Walau begitu, tak banyak yang tahu soal sejarah tenis meja. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), tenis meja atau pingpong merupakan miniatur dari tenis rumput yang sering dimainkan di lapangan terbuka.

Sejarah Tenis Meja

Permainan tenis meja pertama kali dipopulerkan oleh bangsa Inggris sejak abad ke-19. Permainan tenis meja ini digunakan sebagai alternatif permainan di dalam ruangan saat musim dingin.

Tenis meja kemudian dikembangkan oleh angkatan bersenjata Inggris yang berkedudukan di India. Waktu itu namanya adalah gossima atau pingpong. Bola yang digunakan adalah karet ringan dan ditutupi dengan kulit yang dirajut.

Terbentuknya Organisasi Tenis Meja Internasional

Istilah tenis meja baru muncul sekitar tahun 1921-1922, saat organisasi yang mewadahi para pemain pingpong aktif kembali. Organisasi ini sebenarnya sudah dibentuk pada 1902, namun dibubarkan pada 1905.

Kemudian perwakilan pemain pingpong dari berbagai negara, seperti Jerman, Hongaria serta Inggris berkumpul untuk membentuk sebuah organisasi tenis meja tingkat internasional. Organisasi tersebut diberi nama Federation Internationale de Tennis de Table atau International Table Tennis Federation.

baca juga

Hingga pertengahan 1990-an, lebih dari 165 negara telah bergabung menjadi anggotanya. Di Tanah Air, induk organisasi tenis meja Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) yang didirikan pada tahun 1958.

Kejuaraan Dunia Tenis Meja

Kejuaraan dunia untuk tenis meja, pertama kali diselenggarakan pada 1926 di London, Inggris. Hongaria menjadi pemenang kompetisi pingpong selama sembilan kali berturut-turut.

Lalu mulai pertengahan 1950, para atlet pingpong dari negara Asia mulai bermunculan. Jepang dan Cina mendominasi gelar juara dalam kompetisi tenis meja tersebut. Seiring berjalannya waktu, tenis meja diperkenalkan sebagai cabang olahraga di Olimpiade 1988, dengan kompetisi tunggal dan ganda putra serta putri.

Peraturan Tenis Meja

Mengutip dari laman Pongfit, ada 13 peraturan dalam permainan tenis meja sebagai berikut.

  1. Permainan pingpong dimainkan hingga 11 poin. Pada umumnya nilai terbaik akan diambil tiga dari lima pertandingan terbaik.
  2. Jika poin seri atau deuce dengan nilai poin 10-10, maka pemain diharuskan untuk melakukan servis secara bergantian.
  3. Jika bola telah dilempar dan dipukul, namun pukulan meleset maka poin akan menjadi milik lawan.
  4. Jika bola memantul dua kali atau lebih di area lawan serta memantul ke samping bahkan menyentuh garis tepi, maka poin akan menjadi milik pemain.
  5. Bola yang di-service harus memantul di bagian kanan area lawan. Khusus untuk pertandingan kategori ganda, tim harus bertukar tempat setelah melakukan pukulan service sebanyak dua kali.
  6. Jika saat rally point (permainan berlangsung lama karena para pemain mempertahankan posisi bola) bola terkena jaring atau net, maka lemparan itu akan dianggap sah.
  7. Saat pertandingan kategori ganda, kedua pemain wajib memukul bola secara bergantian.
  8. Bola pingpong harus dipukul saat memantul pada meja. Jika salah satu pemain memukul bola sebelum memantul, maka poin akan menjadi pihak lawan.
  9. Saat rally point atau saat melakukan service, bola memantul ke atas jaring dan mengenai area lawan dan lawan tidak memberikan serangan balik, maka itu akan menjadi poin tambahan untuk pemain.
  10. Bagian tubuh yang boleh terkena bola dalam permainan tenis meja adalah area di bawah pergelangan tangan dan jari. Jika bola terkena tangan atau paddle, maka poin akan tetap dianggap sah.
  11. Pemain tenis meja tidak boleh menyentuh meja papan kecuali tangan (area bawah pergelangan tangan) yang digunakan untuk membawa bet.
  12. Meskipun bola memantul ke samping dan mengenai bagian tepi atas permukaan meja, poin akan tetap dianggap sah.
  13. Jika wasit tidak hadir selama pertandingan dan pemain merasa kurang setuju dengan hasil pertandingan maka honor system dapat diberlakukan hingga semua pemain setuju dengan hasil pertandingan.

Itulah beberapa peraturan tenis meja yang perlu kalian ketahui. Lengkap sudah pembahasan seputar tenis meja. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba di Tokyo, Atlet Para Tenis Meja Indonesia Jalani Latihan Ringan

Tiba di Tokyo, Atlet Para Tenis Meja Indonesia Jalani Latihan Ringan

Sport | Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:44 WIB

Profil David Jacobs, Atlet Pralimpiade Segudang Prestasi

Profil David Jacobs, Atlet Pralimpiade Segudang Prestasi

Sport | Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:48 WIB

Profil Hend Zaza, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo 2020

Profil Hend Zaza, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo 2020

Sport | Senin, 26 Juli 2021 | 10:00 WIB

Tersingkir, Atlet Termuda Olimpiade Tokyo Hend Zaza Tetap Jadi Inspirasi

Tersingkir, Atlet Termuda Olimpiade Tokyo Hend Zaza Tetap Jadi Inspirasi

Sport | Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:33 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla

PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 21:29 WIB

Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan

Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 21:25 WIB

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:23 WIB

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:21 WIB

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 08 September 2026 | 21:19 WIB

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 21:14 WIB

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:05 WIB

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:03 WIB

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:02 WIB

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:56 WIB

×