Tiba di Tokyo, Atlet Para Tenis Meja Indonesia Jalani Latihan Ringan

Syaiful Rachman

Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:44 WIB
Tiba di Tokyo, Atlet Para Tenis Meja Indonesia Jalani Latihan Ringan
Kiri ke kanan - Komet Akbar, David Jacobs, dan Adyos Astan melakukan serangkaian kegiatan termasuk latihan ringan di Athlete Village pada Rabu, (18/8/2021) dalam persiapan menghadapi Paralimpiade Tokyo 2020. (ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Suara.com - Atlet para-tenis meja Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020 yakni David Jacobs, Komet Akbar, dan Adyos Astan melakukan serangkaian kegiatan seperti latihan ringan di Kampung Atlet Olimpiade, Tokyo, Rabu (18/8/2021).

Selain berlatih untuk menjaga kebugaran, Adyos mengatakan, serangkaian prosedur seperti pengambilan sampel air liur sebagai langkah pencegahan Covid-19 juga dilakukan.

Tim para-tenis meja Indonesia baru bisa menggunakan fasilitas latihan di Nakano City General Gymnasium pada tanggal 20 Agustus.

Sementara untuk pertandingan akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada 25 Agustus sampai dengan 3 September.

“Hari pertama kami tiba di Athlete Village melakukan jogging. Tadi bangunnya memang agak terlambat karena memang belum ada acara yang khusus," kata Adyos dalam keterangan pers NPC Indonesia, Rabu (18/8/2021).

"Kami ikuti prosedur yang ada, pengambilan sampel air liur, makan, istirahat dan sampai sore ini kita lari lagi. Setelahnya kami makan malam dan kembali istirahat. Jadi belum ada acara yang padat, cuma rileks sambil menjaga kebugaran," Adyos menuturkan.

Atlet paling senior di kontingen Indonesia itu mengaku senang sekaligus campur aduk bisa tampil di Paralimpiade Tokyo. Dia juga mengungkapkan menjalani persiapan dan bertanding di tengah pandemi COVID-19 membuatnya harus lebih ekstra fokus.

“Seluruh persiapan dari awal sampai saat ini puji Tuhan semua berjalan lancar. Perasaan cemas, deg-degan, gembira, pokoknya campur aduk jadi satu," ujarnya.

"Dulu sebelum pendemi fokus kita 100 persen tanding, sekarang disamping fokus bertanding kita harus melewati begitu banyak protokol kesehatan yang ada sehingga perasaan cemas khawatir dan sebagainya ikut berpengaruh."

baca juga

Adyos berharap semua kontingen Indonesia tetap sehat dan fit. "Sehingga kita bisa fokus fight dan mendapat hasil yang maksimal, amin,” kata Adyos yang bakal turun pada nomor MS4 single’s (bertanding dengan menggunakan kursi roda) pada 25 Agustus.

Sementara itu, David Jacobs mengaku cukup tegang karena ini event yang sudah lama dinantikan. Meski berharap bisa mempersembahkan medali untuk Indonesia, David mengaku untuk saat ini kesehatan yang utama agar nanti bisa bermain dengan kemampuan terbaik.

“Saya merasa senang meski ada tegang juga. Event yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Persiapan secara teknik dan fisik sudah oke. Namun memang sudah cukup lama tidak bertanding,” ucap David.

“Sebagai atlet pasti saya ingin meraih medali. Tapi buat saya yang penting saat ini sehat dulu. Dan bisa bermain dengan kemampuan terbaik, untuk kemuliaan Tuhan, Bangsa dan Negara, NPC Indonesia, dan juga keluarga serta teman-teman,” ujar David.

David Jacobs di Paralimpiade Tokyo 2020 akan bertanding di dua nomor yaitu tunggal dan ganda putra, berpasangan dengan Komet Akbar.

Tiga tahun lalu ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, David berhasil menyumbangkan dua medali emas nomor perorangan putra kelas 10 dan ganda putra TT 10 bersama Komet Akbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Cetak Sejarah, Atlet Tenis Meja Muda Indonesia Juarai Turnamen Dubai

Cetak Sejarah, Atlet Tenis Meja Muda Indonesia Juarai Turnamen Dubai

Sport | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:32 WIB

Turnamen Tenis Meja Inklusif di Jakarta Buktikan Disabilitas Bukan Penghalang Prestasi

Turnamen Tenis Meja Inklusif di Jakarta Buktikan Disabilitas Bukan Penghalang Prestasi

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 10:48 WIB

Masuk Tahun Kedua, Turnamen Tenis Meja Mujahidien Cup 2025 Rampung Digelar

Masuk Tahun Kedua, Turnamen Tenis Meja Mujahidien Cup 2025 Rampung Digelar

Sport | Selasa, 29 Juli 2025 | 10:59 WIB

Reda Manthovani Bawa Indonesia Harum di Korea! Raih Gelar Grand Master Taekwondo Dunia

Reda Manthovani Bawa Indonesia Harum di Korea! Raih Gelar Grand Master Taekwondo Dunia

Sport | Jum'at, 23 Mei 2025 | 22:03 WIB

Raih Emas Paralimpiade, Annabelle Williams Ungkap Inspirasi Ketangguhan Bersama Mowilex

Raih Emas Paralimpiade, Annabelle Williams Ungkap Inspirasi Ketangguhan Bersama Mowilex

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2025 | 05:50 WIB

Kesulitan Sebut "Paralimpiade", Pidato Gibran di Hari Disabilitas Jadi Sorotan

Kesulitan Sebut "Paralimpiade", Pidato Gibran di Hari Disabilitas Jadi Sorotan

Tekno | Rabu, 04 Desember 2024 | 10:34 WIB

10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade

10 Tahun Jokowi, Indonesia Juara Umum Paragames Tiga Kali Berturut-Turut dan Raih Medali Emas di Dua Paralimpiade

Sport | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:41 WIB

Berlangsung di Solo, Indonesia Para Badminton International 2024 Naik Level 2

Berlangsung di Solo, Indonesia Para Badminton International 2024 Naik Level 2

Sport | Senin, 16 September 2024 | 13:53 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×