alexametrics

Kemenpora Pastikan Bonus Atlet Paralimpiade sama dengan Olimpiade Tokyo

Arief Apriadi
Kemenpora Pastikan Bonus Atlet Paralimpiade sama dengan Olimpiade Tokyo
Rombongan terakhir kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020 tiba di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, Senin (23/8/2021). (ANTARA/HO-KBRI Tokyo)

Hal itu dikonfirmasi oleh Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan atlet Indonesia peraih medali di Paralimpiade Tokyo 2020 akan mendapatkan bonus yang sama dengan peraih medali Olimpiade Tokyo.

Hal itu dikonfirmasi oleh Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto sebagaimana dilansir dari Antara, Rabu (25/8/2021).

“Iya, sama,” kata Gatot melalui pesan singkat.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo menerima bonus sebesar Rp5,5 miliar, perak Rp2,5 miliar, dan perunggu Rp1,5 miliar. Nominal ini lebih besar Rp500 juta dibanding penghargaan yang diterima peraih medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Paralimpiade Tokyo Resmi Dibuka, Jepang Perluas Status Darurat

Apabila berkaca pada pengalaman Olimpiade Tokyo, penghargaan tak hanya diberikan kepada peraih medali. Untuk pertama kalinya, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para Olympian Tokyo. Masing-masing atlet mendapat Rp100 juta.

Pemerintah juga turut memberikan bonus kepada para pelatih. Sosok pelatih yang mengantarkan atletnya meraih medali emas berhak atas Rp2,5 miliar, perak Rp1 miliar, dan perunggu Rp600 juta. Sementara yang telah mendampingi atlet di Olimpiade menerima Rp 100 juta.

Tim Indonesia saat mengikuti defile atau parade atlet dalam upacara pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo pada 24 Agustus 2021.CHARLY TRIBALLEAU / AFP
Tim Indonesia saat mengikuti defile atau parade atlet dalam upacara pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo pada 24 Agustus 2021.CHARLY TRIBALLEAU / AFP

Namun Gatot belum dapat memastikan apakah apresiasi serupa akan diberikan kepada para atlet yang tampil di Paralimpiade Tokyo.

Paralimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung 13 hari hingga 5 September.

Indonesia mengirimkan 23 atlet dalam pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar di dunia itu. Mereka akan bersaing pada tujuh cabang olahraga, yaitu badminton, atletik, renang, tenis meja, menembak, powerlifting, dan balap sepeda.

Baca Juga: Paralimpiade Tokyo: Ini Pesan Dubes Heri Akhmadi untuk Atlet Indonesia

Kontingen Merah Putih ditargetkan membawa pulang lima medali dari Paralimpiade Tokyo dengan rincian satu emas, satu perak, dan tiga perunggu serta finis di urutan Ke-60 dalam klasemen perolehan medali.

Komentar