PON Papua: Atlet Gantole Sumbar Jatuh, Kini Dirawat Intensif

Rully Fauzi

Minggu, 03 Oktober 2021 | 23:27 WIB
PON Papua: Atlet Gantole Sumbar Jatuh, Kini Dirawat Intensif
Atlet Gantole Sumatera Barat berlaga di PON Papua. (ANTARA/ HO KONI Sumbar)

Suara.com - Atlet gantole Sumatera Barat (Sumbar), Khaidir Anas yang mengalami insiden jatuh saat berlaga di kelas A Lintas Alam Lapangan Advent Doyo Baru PON Papua XX 2021, Minggu, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Youwari di Kota Jayapura.

Pelatih gantole Sumbar Philips R Sakti saat dihubungi dari Merauke, Minggu mengatakan, setelah mengalami insiden Khaidir sudah mendapatkan perawatan intensif. Khaidir juga  sudah menjalani tes radiologi dan hasilnya memang ada tulang punggung yang merenggang.

Selain itu saat terjatuh, lanjutnya yang mendarat pertama kali ke tanah dalah keningnya sehingga menyebabkan lecet dan lebam. Selain itu karena shock, ia juga mengalami sesak nafas sehingga diberikan oksigen.

"Hasil ini tentu membuat Khaidir Anas tidak dapat melanjutkan pertandingan di kelas A untuk kategori lintas alam," kata Philips.

Dirinya berharap semoga kondisi Khaidir tidak terlalu parah dan bisa membaik dalam waktu yang cukup dekat.

Philips menduga penyebab jatuhnya atlet Sumbar itu bukan karena faktor angin yang kencang, melainkan karena menggunakan layangan yang baru dengan teknologi canggih untuk perlombaan siang tadi.

"Alat ini memiliki mobilitas yang tinggi dan juga liar untuk dikendalikan. Selain itu alat ini mampu membuat atlet menyelesaikan kategori lintas alam dalam waktu yang cepat," kata dia.

Persoalannya, alat ini belum sering digunakan oleh Khaidir Anas dalam latihan. Dulu pernah ingin digunakan untuk aero touring yakni dengan ditarik gantole bermotor namun gagal. Kemudian sewaktu di Banten ada perlombaaan, ia sudah mendaftar namun saat akan bertanding motor penarik gantole rusak.

"Saat di PON Papua ini ada waktu untuk latihan jelang tanding namun Khaidir tidak mendapatkan jadwal tersebut dan layangan itu digunakan pada perlombaaan tadi," kata dia.

Ia mengatakan karena layangan yang liar membuat dia jatuh dan merusak rumah warga yang ada di dekat lapangan tersebut. Menurut dia, Khaidir beruntung karena tidak jatuh ke jalan aspal yang dilalui kendaraan karena dampaknya lebih fatal.

"Saya sudah mengingatkan untuk menggunakan layangan yang lama saja namun sebagai pelatih tidak mau memaksakan kehendak. Saya berharap dia segera sembuh dan tidak memberikan dampak kepada rekan lainnya," kata dia.

Jatuhnya Khaidir bisa memberikan pengaruh kepada rekannya Rijalul Fathoni yang juga berlaga di kelas yang sama dan pada saat pertandingan,  Rijalul dinyatakan Do Not Fly (DNF) karena tidak memenuhi jadwal terbang yang diberikan panitia.

"KIta berharap setelah malam ini atlet bisa beristirahat dan segar kembali untuk memberikan yang terbaik. Terutama esok ada kelas B yakni NSR Yalatif yang memberikan emas untuk Sumbar di kategori ketepatan mendarat dan untuk lintas alam saat meraih emas di PON Jabar 2016," kata dia.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping

Sport | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 18:32 WIB

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo

Sport | Kamis, 01 September 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×