Tak Pernah Raih Podium Lagi, Alex Marquez Curhat Tentang Motor Honda yang Ditungganginya

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:18 WIB
Tak Pernah Raih Podium Lagi, Alex Marquez Curhat Tentang Motor Honda yang Ditungganginya
Alex Marquez di atas motor baru tim LCR Honda (HO via LCR Honda Castrol)

Suara.com - Pembalap LCR Honda, Alex Marquez belum telrihat performa yang cukup menjanjikan. Ia gagal meraih podium di MotoGP 2021.

Prestasi terbaiknya di MotoGP 2021 bersama tim LCR Honda yakni finish di posisi ke-6 saat melakoni balap di MotoGP Prancis 2021.

Ia pun membeberkan kenapa dirinya belum bisa meraih hasil maksimal di MotoGP 2021 ini.

Adik Marc Marquez ini pun membeberkan kalau salah satu penyebabnya yakni motor yang ditungganginya.

Alex Marquez memang mengakui bahwa mesin Honda sungguhlah kuat.

Akan tetapi, tingkat grip atau cengkeraman mesin yang rendah membuat kekuatan Honda jadi tidak bisa disalurkan.

"Bukan rahasia lagi bahwa motor Honda adalah motor yang agresif," kata Alex Marquez dikutip dari Motorsport-total.

Pembalap Honda-LCR Spanyol Alex Marquez melaju saat sesi latihan bebas ketiga MotoGP Inggris di sirkuit Silverstone di Northamptonshire, Inggris, pada 28 Agustus 2021.Adrian DENNIS / AFP
Pembalap Honda-LCR Spanyol Alex Marquez melaju saat sesi latihan bebas ketiga MotoGP Inggris di sirkuit Silverstone di Northamptonshire, Inggris, pada 28 Agustus 2021.Adrian DENNIS / AFP

"Mesin kami punya kekuatan yang besar, tetapi kami tidak bisa menggunakannya karena tidak punya grip mesin yang pas," imbuhnya.

"Saya sudah sering membahas hal ini tahun lalu. Kadang, ada saat di mana kami (para pembalap Honda) tidak dapat menyalurkan kekuatan mesin ke ban belakang," jelasnya.

"Kami tidak mempunyai grip dan akhirnya menggiring terjadinya tire spinning (ban kehilangan daya cengkeram)," ungkapnya.

"Kekuatan mesinnya hanya tak bisa ke mana-mana," sambung Alex Marquez.

Jika disandingkan dengan Ducati, ia menyebut kalau kedua pabrikan ini memiliki karakter yang sama yakni mesin yang lebih agresif.

Namun, Ducati selangkah lebih depan dibandingkan dengan Honda. Ducati bisa memanfaatkan mesin agresif tersebut sebagai kekuatan utama.

Ia berharap Honda juga bisa seperti Ducati. Hal ini guna memperlihatkan kalau Honda jangan dipandang sebelah mata lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kali Raih Podium di MotoGP, Sudahkah Marc Marquez Sembuh Total dari Cedera?

Dua Kali Raih Podium di MotoGP, Sudahkah Marc Marquez Sembuh Total dari Cedera?

Sport | Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:53 WIB

Marc Marquez Disebut Miliki Banyak Keberuntungan di MotoGP, Kok Bisa?

Marc Marquez Disebut Miliki Banyak Keberuntungan di MotoGP, Kok Bisa?

Sport | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Bawa Honda Torehkan 450 Podium, Marc Marquez Disanjung Alberto Puig Setinggi Langit

Bawa Honda Torehkan 450 Podium, Marc Marquez Disanjung Alberto Puig Setinggi Langit

Sport | Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:37 WIB

Terkini

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB