Kantongi Karatker Petinju Thailand, Daud Yordan Siapkan Strategi Khusus

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 04 November 2021 | 10:21 WIB
Kantongi Karatker Petinju Thailand, Daud Yordan Siapkan Strategi Khusus
Konferensi pers persiapan Daud Yordan menghadapi petinju asal Thailand Ratchata Khaophimai di ajang Evolution Fight Series pada 19 November 2021. (Tangkapan layar zoom)

Suara.com - Pelatih Daud Yordan, Edin Diaz mengatakan sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi petinju muda Thailand, Rachata Khaophimai (18) dalam duel perebutan gelar WBC International kelas ringan super (63,5kg) di Pattaya, Thailand pada 19 November 2021.

Menurutnya, Daud harus bisa mengantisipasi setiap gerakan lawan yang dikenal sebagai fighter sejati. Daud Yordan memang lebih berpengalaman dibandingkan lawan, namun kata Edin Diaz, hal tersebut bukan jaminan dalam laga tinju. Persiapan matang dan penuh perhitungan harus tetap dilakukan, termasuk strategi meraih kemenangan.

"Kami tidak pernah meremehkan lawan dan selalu menganggap lawan punya kemampuan lebih. Siapa pun lawannya kami pasti genjot dengan persiapan keras," kata Edin dikutip dari Antara, Kamis (4/11/2021).

Mengingat duel bergulir di kandang lawan, Edin bersama tim juga sudah mengamati gaya bertinju lawan dan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di atas ring.

"Terkait lawan karena masih baru. Emosinya lebih menggejolak daripada petinju berpengalaman. Kami mulai baca dari itu dan kami antisipasi tipikal lawan. Petinju Thailand itu dikenal sebagai fighter sejati. Kami sudah siapkan strategi," kata Edin Diaz menambahkan.

Edin optimistis Daud Yordan bisa meraih kemenangan. "Saya mewakili Daud, mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.

Dalam duel perebutan gelar WBC International kelas ringan super, secara rekor pertandingan Daud jauh di atas Rachata Khaophimai. Petinju kebanggaan Indonesia itu tercatat melakoni debut profesional pada 25 Agustus 2005.

Sepanjang karier, dia telah melakoni 44 pertandingan dan 40 di antaranya berakhir dengan kemenangan.

Sedangkan sang lawan, melakoni debut profesional pada 31 Mei 2019 dan baru turun di tujuh pertandingan yang semuanya berakhir dengan kemenangan.

Dari data tersebut, di atas kertas, Daud bisa meraih kemenangan. Namun petinju 34 tahun itu tak ingin sesumbar. Menurutnya, tinju adalah olahraga yang tidak bisa diukur.

"Ukurannya secara matematis saya sudah lebih dari 40 bertanding dan lawan tujuh kali. Secara logika bunyinya saya akan menang," kata Daud.

"Tetapi tinju tidak matematis. Tidak bisa satu tambah satu menjadi dua. Segala sesuatunya bisa terjadi di atas ring. Dalam olahraga tinju, satu pukulan bisa mengubah segalanya dan itu sering terjadi," pungkas Daud, demikian dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinju Dunia: Hadapi Usyk, Anthony Joshua Kemungkinan Hadir dengan Pelatih Baru

Tinju Dunia: Hadapi Usyk, Anthony Joshua Kemungkinan Hadir dengan Pelatih Baru

Sport | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Daud Yordan: Saya Tak Pernah Remehkan Lawan

Daud Yordan: Saya Tak Pernah Remehkan Lawan

Sport | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Daud Yordan Ungkap Alasan Tunjuk Edin Diaz sebagai Pelatih Utama

Daud Yordan Ungkap Alasan Tunjuk Edin Diaz sebagai Pelatih Utama

Sport | Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:09 WIB

Dalih Kesehatan Mental, Mike Tyson Minta Inggris Legalkan Ganja

Dalih Kesehatan Mental, Mike Tyson Minta Inggris Legalkan Ganja

Sport | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Top 5 Sport: The Daddies Ditundukkan Ganda Putra Jerman di Denmark Open 2021

Top 5 Sport: The Daddies Ditundukkan Ganda Putra Jerman di Denmark Open 2021

Sport | Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:15 WIB

Terkini

Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera

Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera

Sport | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:13 WIB

PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!

PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!

Sport | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:25 WIB

Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!

Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 19:55 WIB

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 18:03 WIB

Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya

Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 13:17 WIB

Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya

Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 13:09 WIB

Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi

Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin

Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 06:55 WIB

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 06:45 WIB