Suara.com - Kabar tak sedap datang dari panitia penyelenggara Sirkuit Mandalika. Tim Ducati 'ngamuk' usai melihat kargo yang berisi motor dibuka petugas tak seizinnya.
Dilansir dari Speedweek, kargo berisi Ducati Panigale V4 R dibuka secara ilegal oleh petugas yang berada di sana.
Hal ini terjadi pada hari Rabu (10/11/2021) waktu setempat. Ducati mendapatkan video kalau kargo berisi motor Ducati Panigale V4 R dibuka oleh petugas penyelenggara Sirkuit Mandalika.
Padahal sejatinya, kargo hanya boleh dibuka oleh bea cukai dan tim untuk mencegah spionase dan manipulasi industri.
![Panitia lokal dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dikabarkan membuka boks kargo Ducati secara ilegal. Motor Ducati milik pebalap Michael Rinaldi juga "diotak-atik". [Tangkapan Layar laman Speedweek]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/11/12387-panitia-lokal-dari-mandalika-grand-prix-association-mgpa-dikabarkan-membuka-boks-kargo-ducati.jpg)
Setelah dilakukan penelusuran, Speedweek mengabarkan bahwa peti pengiriman motor milik Ducati itu dibuka oleh pekerja trek dari penyelenggara lokal MGPA.
"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami," kata Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla.
"Karyawan itu sudah dipecat," lanjutnya.
Insiden ini pun mencoreng nama Indonesia. Padahal euforia masyarakat terkait Indonesia menjadi tuan rumah gelaran WSBK dan MotoGP sangat tinggi.