Kondisi Sirkuit Mandalika Bikin Pebalap MotoGP Kesal, Marah, dan Takut

Arief Apriadi

Sabtu, 12 Februari 2022 | 06:12 WIB
Kondisi Sirkuit Mandalika Bikin Pebalap MotoGP Kesal, Marah, dan Takut
Kru Team Suzuki Ecstar MotoGP mendorong sepeda motor pembalapnya Alex Rins saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Kamis (10/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc. (ANTARA/ANDIKA WAHYU)

Suara.com - Tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika pada hari pertama, Jumat (11/2/2022) berubah mencekam bagi sebagian pebalap. Mereka merasa kesal, marah, dan takut dengan kondisi lintasan yang dianggap buruk.

Kombinasi debu dan hujan telah membuat Sirkuit Mandalika dipenuhi lumpur pada hari pertama tes pramusim. MotoGP bahkan harus melakukan pertemuan dadakan untuk menyikapi situasi itu.

Hasilnya, para pebalap MotoGP diminta untuk tetap mengaspal di trek yang kotor minimal selama 20 putaran sebelum pukuk 15.00 WIB. Secara tak langsung, motor mereka menjadi alat pembersih trek termahal di dunia.

“Setiap pembalap tidak benar-benar ingin membalap karena saya keluar sebelum pertemuan dan saya tidak bisa menjelaskan seberapa buruk itu," kata pebalap RNF Yamaha, Andrea Dovizioso dikutip dari Crash, Sabtu (12/2/2022).

Dovizioso menerangkan bahwa dalam pertemuan dadakan, pihak Dorna dan MGPA memiliki dua opsi untuk membersihkan trek yakni dengan mesin atau dengan meminta pebalap mengaspal selama 20 lap. Pilihan kedua pun diambil dan dia tak merasa senang.

“Jadi pertanyaan saya adalah, jika Anda dapat membersihkan dengan cara yang lebih baik [dengan mesin] maka lebih baik tidak berkendara [hari ini] dan menunggu sampai besok," beber Dovizioso.

"Tapi saya rasa tidak ada kesempatan untuk membersihkan dengan cara yang benar… tidak memiliki kesempatan lain untuk membalap dan jadi kami membersihkan lintasan seperti ini."

“Semua orang takut, tetapi pada akhirnya [meminta para pebalap membersihkan trek] adalah keputusan yang tepat,” kata Dovizioso.

Di sisi lain, Franco Morbidelli dari Monster Energy Yamah, menyebut keputusan pembersihkan trek menggunakan pebalap itu "sangat berbahaya", dan Aleix Espargaro termasuk di antara mereka yang merasa sangat yakin bahwa peristiwa hari Jumat telah menjadi bencana.

baca juga

"Trek itu tidak cukup aman untuk dikendarai. Tidak sama sekali," kata Espargaro, yang menempati posisi kedua setelah Dovizioso dalam hal pengalaman MotoGP di antara grid saat ini.

“Kami cukup terbiasa tiba di sirkuit yang banyak debunya. Saya ingat Qatar pada hari Kamis. Tidak apa-apa. Tapi hari ini bukan masalah sedikit debu. Hari ini treknya tidak bisa dilalui. Benar-benar tidak aman."

“Keputusan yang mereka ambil, tim dengan Dorna, untuk memaksa kami membalap bersama hanya untuk membersihkan lintasan, saya tidak menyukainya sama sekali. Saya sangat marah."

"Jelas, itu berhasil. Jika Anda memakai 24 motor trek lap demi lap membersihkannya. Tapi itu bukan solusi. Saya di sini bukan untuk membersihkan trek apa pun."

Espargaro juga menyarankan keputusan kontroversial itu dipengaruhi oleh tekanan dari pabrikan yang sangat membutuhkan semua waktu lintasan yang tersedia.

Meski marah, pembalap Spanyol itu akhirnya bergabung dengan pembersihan trek, tetapi hanya untuk menunjukkan solidaritas dengan sesama pebalap.

"Oke. Maksud saya, itu tidak adil. Tapi kemudian saya melihat semua rekan MotoGP saya berkendara dalam kondisi yang sangat tidak aman. Saya merasa kasihan pada mereka. Jadi saya memutuskan untuk masuk ke trek. Tapi saya sangat marah dan sangat kesal," pungkas Espargaro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tercepat di Test MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Ungkap Kesan Mendalam

Tercepat di Test MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Ungkap Kesan Mendalam

Surakarta | Sabtu, 12 Februari 2022 | 06:05 WIB

Sesi Tes Ofisial MotoGP di Sirkuit Mandalika Sempat Terhenti Lantaran Petugas Membersihkan Trek, Loris Capirossi Maklum

Sesi Tes Ofisial MotoGP di Sirkuit Mandalika Sempat Terhenti Lantaran Petugas Membersihkan Trek, Loris Capirossi Maklum

Kalbar | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:27 WIB

Tercepat di Mandalika, Pol Espargaro Makin Nyaman Tunggangi Honda RC213V

Tercepat di Mandalika, Pol Espargaro Makin Nyaman Tunggangi Honda RC213V

Sport | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:27 WIB

Pol Espargaro Tercepat di Hari Pertama Tes MotoGP di Mandalika

Pol Espargaro Tercepat di Hari Pertama Tes MotoGP di Mandalika

Jogja | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:08 WIB

Sandiaga Uno Terciduk Naik Motor MotoGP di Sirkuit Mandalika, Tak Kalah Keren dengan Gaya Pembalap

Sandiaga Uno Terciduk Naik Motor MotoGP di Sirkuit Mandalika, Tak Kalah Keren dengan Gaya Pembalap

Otomotif | Jum'at, 11 Februari 2022 | 20:52 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×