facebook

Jorge Lorenzo: Jika Pembalap Lain Mengalami Cedera seperti Marc Marquez, Bakal Hancur!

Cesar Uji Tawakal
Jorge Lorenzo: Jika Pembalap Lain Mengalami Cedera seperti Marc Marquez, Bakal Hancur!
Pembalap Repsol Honda Team MotoGP Marc Marquez melaju menuju lintasan pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pras.

Lorenzo mengaku terkesan dengan tekad Marc yang selalu bisa bangkit usai mengalami cedera panjang.

Suara.com - Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo berujar bahwa Marc Marquez merupakan salah satu pembalap yang tak bisa disepelekan walau sempat lama menepi dari lintasan.

Dilansir dari Motorcycle Sports, seperti yang kita ketahui bahwa Marc Marquez mengalami kesulitan pada 2020 dan 2021, di mana ia bergelut dengan cedera serius pada lengan kanannya dan kemudian dengan cedera yang menciptakan masalah diplopia.

Jatuh bangun dari cedera, kakak dari Alex Marquez ini naytanya tetap siap untuk musim MotoGP baru dan, dengan Repsol Honda, dan ia tak segan-segan untuk berebut gelar yang tahun lalu diamankan oleh Fabio Quartararo.

Jorge Lorenzo, yang merupakan rekan setimnya di nomor 93 pada 2019, mengatakan bahwa jika pembalap lain mengalami situasi yang sama, maka bisa jadi malah lebih terpengaruh dan sulit untuk kembali balapan.

Baca Juga: KTM Perkenalkan 890 Duke GP dengan Livery Khusus MotoGP

Jorge Lorenzo saat memperkuat tim Repsol Honda di MotoGP 2019 lalu. [JOSE JORDAN / AFP]
Jorge Lorenzo saat memperkuat tim Repsol Honda di MotoGP 2019 lalu. [JOSE JORDAN / AFP]

"Jika apa yang terjadi pada Marquez terjadi pada pembalap lain, itu akan menghancurkannya. Tapi Marc, dari mereka semua, selalu menjadi pembalap yang paling tidak takut," kata pria yang kini resmi menjadi komentator MotoGP di Dazn.

"Secara fisik ia lebih kuat. Ia akan jatuh kemudian bangkit untuk mencoba balapan dengan performa yang sama. Itu brutal, saya tidak tahu apakah itu nasib buruk atau karena Marc selalu mempertaruhkan banyak hal.

Komentar