facebook

Jalannya Balapan Terlalu Ketat, Marc Marquez Soroti Aturan MotoGP, Ada Apa?

Cesar Uji Tawakal
Jalannya Balapan Terlalu Ketat, Marc Marquez Soroti Aturan MotoGP, Ada Apa?
Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez menjalani latihan Grand Prix Portugal, Sirkuit Algarve, Portimao. (22/4/2022) (ANTARA/REUTERS/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

Penyeragaman ECU dan ban, plus adanya winglet dan holeshot device membuat selisih antar pembalap kian tipis. Tapi ini efek sampingnya.

Suara.com - Penyeragaman ECU serta ban motor pada MotoGP membuat jalannya balapan berlangsung kian ketat, termasuk tahun ini.

Diterapkannya aturan tersebut berdampak selisih waktu yang kian tipis antar pembalap dan membuat persaingan kian alot.

Belum lagi adanya winglet dan holeshot device membuat tiap motor makin kencang sekaligus meminimalisir gap performa dari satu pembalap ke pembalap lain.

Selain itu, dengan performa yang kian beda tipis, aksi saling salip dari para pembalap kian berkurang. Hal itulah yang jadi sorotan juara dunia MotoGP delapan kali, Marc Marquez.

Baca Juga: The Best 5 Oto: Honda CR-V Bakal Launching di China, Suzuki Ertiga Hybrid ke Indonesia, Divisi Mobil Listrik Nissan

Dilansir dari Crash, Marc mengatakan bahwa ia sempat melontarkan kritik ke Komisi Keamanan namun tak digubris.

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez melaju di MotoGP Prancis, di sirkuit Bugatti di Le Mans, barat laut Prancis, pada 15 Mei 2022. JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez melaju di MotoGP Prancis, di sirkuit Bugatti di Le Mans, barat laut Prancis, pada 15 Mei 2022. JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP

"Di kelas ini (MotoGP), untuk melakukan overtaking, Anda harus sangat agresif," tutur pembalap Repsol Honda tersebut.

"Adanya holeshot device dan perangkat aerodinamis membuat sulit untuk mendahului pembalap lain," lanjutnya.

Marc mengatakan bahwa kini motor lebih cepat dibanding dengan MotoGP yang sudah-sudah. Ia juga menuturkan bahwa justru bukan itu yang diinginkan penonton.

"Saya sudah mengatakan ke Safety Commision dulu, kami semakin cepat untuk urusan catatan waktu di tiap putaran, namun orang tak akan menyadari ini, mereka lebih menginginkan aksi saling mendahului," tutur kakak dari Alex Marquez tersebut.

Baca Juga: Hasil di Le Mans Tak Sesuai Harapan, Alberto Puig: Honda Perlu Berbenah

"Sebagai contoh, Quartararo sangat cepat di MotoGP Prancis, namun ia terjebak di belakang Alex Espargaro," pungkas Marc.

Komentar