facebook

Alasan Rajko Toroman Puas Meski Timnas Basket Indonesia Dibungkam Arab Saudi

Arief Apriadi
Alasan Rajko Toroman Puas Meski Timnas Basket Indonesia Dibungkam Arab Saudi
Pelatih timnas basket Indonesia, Rajko Toroman (tengah) saat memberikan instruksi kepada para pemainnya di laga perdana Grup C Kualifikasi FIBA World Cup 2023 kontra Lebanon, 26 November 2021 lalu. [FIBA]

Timnas basket Indonesia kalah tipis dari Arab Saudi dengan skor 67-69.

Suara.com - Pelatih kepala timnas basket Indonesia, Rajko Toroman mengaku puas dengan penampilan anak latihnya kendati harus kalah dari Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi FIBA World Cup 2023 Grup C Zona Asia, Jumat (1/7/2022) malam WIB.

Dalam pertandingan di Istora Senayan, Jakarta, timnas basket Indonesia sempat memimpin lebih dulu dan tampil memukau sebelum kalah menyakitkan dengan skor tipis 67-69 dari Arab Saudi.

Rajko Toroman mengatakan laga tersebut hanya sebagai persiapan menatap Piala FIBA Asia 2022 yang akan dimulai pada 12-24 Juli mendatang.

Lagi pula, Indonesia juga sudah dipastikan tidak akan lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 Zona Asia karena mereka gagal mencetak satu kemenangan pun dari lima laga yang telah dimainkan.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Matangkan Sistem Permainan Jelang FIBA Asia Cup 2022

“Ini bukan kekalahan besar, hanya persiapan untuk Piala FIBA Asia. Menang kalah tidak akan mempengaruhi peluang kami ke Piala Dunia FIBA 2023, tapi laga ini menjadi kesempatan bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain,” kata Toroman dalam jumpa pers usai laga.

Meski timnya kalah, Rajko mengaku cukup puas dengan penampilan para pemain terutama hingga paruh pertama pertandingan saat Andakara Prastawa dan kawan-kawan unggul dalam kedudukan 39-31.

“Kami bermain bagus di tiga kuarter awal dan selalu unggul, tapi kami punya masalah dengan foul trouble. Beberapa pemain juga kurang memiliki pengalaman dalam menghadapi situasi tersebut. Namun secara keseluruhan permainan tim bagus. Mereka mau berjuang,” kata pelatih asal Serbia itu.

“Masalah utama kami malam ini adalah karena kami banyak mengubah posisi para pemain. Derrick (Michael) biasanya main di posisi 4 (power forward), tapi harus main posisi 5 (center). Lalu Brandon (Jawato) juga biasanya main di posisi 3 (shooting forward), tapi harus bermain di posisi 4,” jelasnya.

Indonesia tidak menurunkan kekuatan penuhnya dalam laga melawan Arab Saudi. Tim Merah Putih harus kehilangan shooting guard andalan Abraham Damar Grahita, yang sedang dalam tahap pemulihan karena mengalami peradangan pada tendon lutut.

Baca Juga: Indonesia Sudah Siap Menggelar FIBA Asia Cup 2022

Sementara itu, pemain naturalisasi Marques Bolden, disebut Toroman, sedang dalam kondisi tidak fit sehingga dia memilih untuk tidak menurunkan pebasket asal Amerika Serikat itu demi Piala FIBA Asia 2022.

Setelah dipastikan gagal melaju ke putaran kedua kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Indonesia masih bisa lolos ke Piala Dunia 2023 namun setidaknya harus menempati peringkat delapan dari 16 tim peserta di Piala FIBA Asia nanti demikian Antara.

Komentar