4 Teknik Dasar dalam Lompat Jauh dan Caranya

Reky Kalumata

Rabu, 14 September 2022 | 23:03 WIB
4 Teknik Dasar dalam Lompat Jauh dan Caranya
Atlet lompat jauh Maria Natalia Londa di test event Asian Games 2018, (11/2).(Suara.com/Kurniawan M)

Suara.com - Lompat jauh merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di dunia ini. Untuk melakukannya, ada beberapa teknik dasar yang harus dicermati agar menghasilkan jarak yang maksimal.

Teknik dasar dalam melakukan lompat jauh ini meliputi sejumlah tahap-tahapan serta gerakan yang harus dilakukan agar lompatan yang dihasilkan bisa menjangkau jarak yang jauh.

Hal ini karena lompat jauh adalah gerakan melompat untuk membawa titik berat badan selama mungkin di udara sehingga bisa mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Teknik-teknik dasar dalam melakukan lompat jauh ini bisa memberikan keuntungan bagi seorang pelompat, terutama ketika mengikuti perlombaan.

Berikut Suara.com menyajikan sejumlah teknik dasar dalam lompat jauh agar bisa menghasilkan jarak lompatan yang sejauh-jauhnya.

1. Teknik Awalan

Teknik pertama yang harus diperhatikan ketika melakukan lompat jauh adalah awalan. Sebab, ini menjadi tahap paling awal dan juga berfungsi sebagai ancang-ancang saat melakukan lompat jauh.

Untuk menghasilkan lompatan yang jauh, maka seorang atlet harus mengambil ancang-ancang dengan berlari sekencang mungkin untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal.

Berlari dengan secepat mungkin ini berfungsi untuk memperoleh kecepatan horizontal secara maksimal yang nantinya akan diubah menjadi kecepatan vertikal saat melakukan lompatan.

baca juga

2. Teknik Tolakan

Selanjutnya, teknik tolakan merupakan tahapan kedua yang juga sangat penting dalam lompat jauh. Tolakan merupakan momen berubahnya kecepatan horizontal yang diperoleh ketika berlari menjadi kecepatan vertikal.

Salah satu tekniknya yakni menggunakan kaki paling kuat dalam melakukan tolakan. Sehingga, seluruh tubuh akan terangkat ke atas dan melambung di udara.

Kunci penting dari teknik tolakan ini ialah mengkombinasikan kecepatan berlari dan kekuatan di kaki untuk menghasilkan tolakan yang maksimal.

3. Sikap Melayang

Teknik selanjutnya yang juga berpengaruh terhadap hasil lompatan ialah teknik melayang atau sikap badan ketika sudah berada di udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Rekor Pecah di SAC Indonesia 2023, Kontingen Jawa Tengah Mendominasi

Dua Rekor Pecah di SAC Indonesia 2023, Kontingen Jawa Tengah Mendominasi

Sport | Selasa, 23 Januari 2024 | 06:02 WIB

Sejarah Hari Ini: Pembuatan Rekor Lompat Jauh oleh Peter O'Connor

Sejarah Hari Ini: Pembuatan Rekor Lompat Jauh oleh Peter O'Connor

Your Say | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 21:30 WIB

SEA Games 2023: Maria Londa Sempat Alami Cedera Kaki Sebelum Raih Emas Lompat Jauh

SEA Games 2023: Maria Londa Sempat Alami Cedera Kaki Sebelum Raih Emas Lompat Jauh

Sport | Kamis, 11 Mei 2023 | 11:19 WIB

Gagal Sabet Emas SEA Games 2023, Sapwaturrahman: Tidak Puas, Tapi Harus Disyukuri

Gagal Sabet Emas SEA Games 2023, Sapwaturrahman: Tidak Puas, Tapi Harus Disyukuri

Sport | Selasa, 09 Mei 2023 | 21:06 WIB

Terkini

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

×