Tangerang Hawks Ganti Jarred Shaw usai Terjerat Kasus Narkoba

Arief Apriadi

Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:21 WIB
Tangerang Hawks Ganti Jarred Shaw usai Terjerat Kasus Narkoba
Tangerang Hawks Ganti Jarred Shaw usai Terjerat Kasus Narkoba. [Dok. IBL]

Suara.com - Tangerang Hawks Basketball Club memutuskan untuk memutus kontrak salah satu pemain asing andalannya, Jarred Dwayne Shaw, akibat pelanggaran berat yang berkaitan dengan kasus narkoba.

Keputusan itu harus diambil meski Tangerang Hawks tengah bersaing ketat di paruh kedua musim Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

Tangerang Hawks tengah menunjukkan performa impresif, termasuk kemenangan mengejutkan atas finalis IBL musim lalu, Satria Muda Pertamina Jakarta—kemenangan pertama sejak tim ini debut di liga profesional Indonesia pada 2022.

Dalam laga penting tersebut, Jarred Shaw tampil dominan dengan mencetak 28 poin, 12 rebound, dan 4 assist, yang menjadi kunci keberhasilan Hawks.

Namun, pada pertandingan selanjutnya melawan Prawira Bandung, Shaw tiba-tiba absen dari roster pertandingan. Ketidakhadirannya ternyata terkait dengan pelanggaran berat terhadap kontrak profesional yang diteken bersama klub.

Terbukti Langgar Kontrak dan Konsumsi THC

 Pebasket Jarred Dwayne Shaw ditangkap narkoba. IG (@slimnojim16_)
Tangerang Hawks Basketball Club memutuskan untuk memutus kontrak salah satu pemain asing andalannya, Jarred Dwayne Shaw, akibat pelanggaran berat yang berkaitan dengan kasus narkoba.
. IG (@slimnojim16_)

Melalui pernyataan resmi, manajemen Tangerang Hawks menyatakan bahwa Jarred Shaw melanggar etika dan disiplin sebagai pemain profesional, termasuk ketentuan dalam kontrak yang melarang konsumsi zat terlarang.

Pemain asal Amerika Serikat itu dilaporkan terlibat dalam konsumsi Delta 9 THC (Tetrahydrocannabinol), senyawa aktif yang terkandung dalam marijuana.

"Kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius dan sangat menyesali pelanggaran hukum yang dilakukan Jarred Shaw," ujar Tikky Suwantikno, manajer tim Tangerang Hawks dikutip dari laman resmi IBL, Jumat (16/5/2025).

baca juga

Langkah Tegas dari IBL dan PERBASI

Menyikapi pelanggaran tersebut, Indonesian Basketball League (IBL) dan DPP PERBASI kompak mengambil langkah tegas.

Mereka menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang dan menegaskan tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang terlibat dalam penggunaan narkotika.

"IBL bersama DPP PERBASI tegas akan melakukan black list, melarang mereka untuk bermain dan beraktifitas kembali di lingkungan IBL bagi yang terbukti melanggar hukum di Indonesia" kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

Senada dengan itu, Ketua Umum DPP PERBASI Budisatrio Djiwandono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pelaku penyalahgunaan narkoba dalam dunia bola basket Indonesia.

"Bahwa kita tidak memberikan toleransi kepada pemakai narkoba di dunia basket. Baik pemain, pengurus, petugas lapangan atau siapa saja yang terlibat penggunaan narkoba atau sejenisnya," tegas Budisatrio Djiwandono.

"DPP PERBASI menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum," lanjutnya.

Kronologi Jarred Shaw Ditangkap

Kasus ini mencuat setelah Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap Jarred Shaw yang menerima paket berisi permen mengandung narkotika golongan satu jenis Delta 9 THC.

Paket tersebut dikirim dari Bangkok, Thailand oleh seseorang bernama Jitnarec Konchinda dan ditujukan ke apartemen di kawasan Cisauk, Tangerang.

Kapolres Bandara Soetta, Kombes Ronald FC Sipayung, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari investigasi gabungan antara pihak Bea-Cukai dan kepolisian.

Mereka mencurigai paket yang dikirim melalui jasa pengiriman internasional mengandung zat terlarang.

Paket dengan nomor airway bill EE206616913TH tersebut berisi 20 bungkus permen merek ‘Vita Bite’ dengan total 132 butir dan berat bruto mencapai 869 gram.

Setelah dilakukan penyelidikan, Shaw ditangkap saat mengambil paket tersebut pada Rabu, 7 Mei 2025 pukul 21.47 WIB.

Dengan adanya pelanggaran berat tersebut, kontrak Shaw dengan Tangerang Hawks dinyatakan berakhir.

IBL juga telah menyatakan bahwa pemain bersangkutan akan masuk dalam daftar blacklist, sehingga tidak dapat bermain atau beraktivitas kembali di lingkungan liga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Arighi dan Abraham Damar pasca Lawan Foreign Stars di IBL All Star 2025

Respons Arighi dan Abraham Damar pasca Lawan Foreign Stars di IBL All Star 2025

Sport | Minggu, 04 Mei 2025 | 09:28 WIB

Format Baru IBL All Star 2025 Jadi Lokal vs Asing, Kekuatan Bakal Jomplang?

Format Baru IBL All Star 2025 Jadi Lokal vs Asing, Kekuatan Bakal Jomplang?

Sport | Selasa, 22 April 2025 | 21:29 WIB

Siapa Gading Ramadhan Joedo? Tersangka Korupsi Pertamina, Presiden Klub Basket Hangtuah

Siapa Gading Ramadhan Joedo? Tersangka Korupsi Pertamina, Presiden Klub Basket Hangtuah

Sport | Rabu, 26 Februari 2025 | 13:33 WIB

Terkini

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan

Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:51 WIB

KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang

Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang

Jakarta | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:36 WIB

99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun

99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:30 WIB

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:16 WIB

BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

×