Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:20 WIB
Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028
Timnas Basket SEA Games 2025 (IBJ)
baca 10 detik
  • Indonesia meraih peringkat dua SEA Games 2025 dengan total 91 medali emas.

  • Fritz Simanjuntak menekankan pentingnya pembangunan pusat latihan nasional yang modern dan canggih.

  • Kompetisi internasional rutin diperlukan untuk mengasah kemampuan atlet dan mengoptimalkan fasilitas olahraga.

Suara.com - Dunia olahraga tanah air saat ini sedang merayakan pencapaian luar biasa pada ajang SEA Games 2025.

Kontingen Indonesia sukses mengamankan posisi kedua dalam klasemen akhir perolehan medali di Thailand.

Total medali yang berhasil dikumpulkan terdiri dari 91 emas, 112 perak, serta 130 perunggu.

Pakar olahraga nasional, Fritz Simanjuntak, memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil kerja keras seluruh pihak tersebut.

"Sangat bagus ya, kita perlu mengapresiasi pencapaian para atlet, pelatih, ofisial, dan pemangku kepentingan lain," kata Fritz kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Pencapaian ini dianggap sangat istimewa karena mematahkan rekor yang bertahan selama tiga dekade terakhir.

Indonesia kembali merasakan posisi runner-up saat bertanding di luar negeri setelah terakhir kali pada tahun 1995.

Kala itu, momen bersejarah tersebut juga terjadi di Thailand, tepatnya di kota Chiang Mai.

Selain peringkat, jumlah medali emas yang diraih tahun ini mencatatkan sejarah baru bagi tim nasional.

baca juga

Koleksi 91 medali emas melampaui rekor SEA Games 1993 Singapura yang saat itu meraih 88 emas.

Meskipun banjir prestasi, Fritz mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan tidak cepat merasa puas diri.

Ia menyoroti pentingnya perhatian khusus pada cabang olahraga terukur seperti atletik dan renang.

Hal ini menjadi krusial mengingat tantangan kompetisi internasional yang lebih besar sudah di depan mata.

Persiapan matang dibutuhkan untuk menghadapi Asian Games 2026 serta ajang bergengsi Olimpiade 2028 nanti.

"Harus dipersiapkan serius apalagi tahun depan ada Asian Games 2026 (Aichi-Nagoya), dan Olimpiade 2028 Los Angeles tidak terlalu lama lagi. Harus diperhatikan agar catatan waktu para atlet cukup untuk bisa lolos dan kalau memungkinkan medali," katanya.

Pemerintah didorong untuk segera merealisasikan pembangunan pusat latihan nasional yang memiliki standar internasional.

Fasilitas yang modern dan terintegrasi dianggap sebagai kunci utama keberlanjutan prestasi para atlet kita.

Rencana besar ini sebenarnya sudah menjadi agenda yang cukup lama dinantikan oleh publik olahraga.

Dukungan penuh dari pimpinan negara diharapkan mampu mempercepat ketersediaan sarana latihan terpusat bagi atlet.

"Presiden Prabowo juga sudah mencanangkan. Semoga lekas terwujud karena penting agar atlet kita bisa memiliki dukungan fasilitas yang terpusat dan modern," ujar Fritz.

Saran berikutnya adalah memperbanyak penyelenggaraan turnamen skala internasional yang dilakukan di dalam negeri.

Jam terbang bagi atlet muda sangat bergantung pada seberapa sering mereka mengikuti kompetisi kompetitif.

Melalui turnamen rutin, kualitas pembinaan prestasi dapat diukur dengan lebih akurat dan transparan secara berkala.

Fritz menekankan bahwa mengandalkan ajang multicabang dua tahunan saja tidak cukup untuk mengasah kemampuan.

"Saya berharap Menpora bisa mendorong para pengurus olahraga, PB-PB itu, supaya rutin membuat kompetisi internasional. Karena kalau kita menunggu SEA Games saja, Asian Games saja, jelas tidak cukup," katanya.

Kegiatan kompetisi yang berkelanjutan juga menjadi solusi agar gedung olahraga tidak terbengkalai begitu saja.

Banyak fasilitas eks-PON yang saat ini kondisinya kurang terawat karena minimnya jadwal kegiatan pertandingan.

Dengan adanya agenda rutin, aset negara tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembibitan talenta.

Infrastruktur yang terjaga akan mendukung lahirnya generasi atlet baru yang siap bersaing di kancah dunia.

Kombinasi antara fasilitas mumpuni dan kompetisi ketat adalah formula mutlak bagi kemajuan olahraga Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen Akhir SEA Games 2025, Kontingen Indonesia Juara 2

Klasemen Akhir SEA Games 2025, Kontingen Indonesia Juara 2

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:02 WIB

Tetes Air Mata SEA Games 2025, Mereka Tak Terlihat Hanya Karena Tak Bawa Pulang Medali

Tetes Air Mata SEA Games 2025, Mereka Tak Terlihat Hanya Karena Tak Bawa Pulang Medali

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:08 WIB

Sama-sama Gagal, Ini Beda Nasib Timnas Putri dan Putra di SEA Games 2025

Sama-sama Gagal, Ini Beda Nasib Timnas Putri dan Putra di SEA Games 2025

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:20 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×