ASEAN Para Games 2025: CdM Reda Manthovani Apresiasi Kesiapan Tim Medis Kontingen Indonesia

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 17:34 WIB
ASEAN Para Games 2025: CdM Reda Manthovani Apresiasi Kesiapan Tim Medis Kontingen Indonesia
Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi kesiapan tim medis dan kelengkapan fasilitas kesehatan untuk menunjang kebutuhan atlet-atlet Indonesia selama perhelatan ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand. [Dok NPC Indonesia]
baca 10 detik
  • CdM Reda Manthovani mengapresiasi kesiapan medis dan fasilitas kesehatan di kampung atlet SUT, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1/2026).
  • Kontingen Indonesia membawa 26 personel kesehatan untuk mendukung 290 atlet pada ASEAN Para Games 2025.
  • Fasilitas medis SUT menyediakan layanan pemulihan dan terapi cedera, dilengkapi peralatan canggih pendukung performa atlet.

Suara.com - Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi kesiapan tim medis dan kelengkapan fasilitas kesehatan untuk menunjang kebutuhan atlet-atlet Indonesia selama perhelatan ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand.

Hal itu disampaikan Reda Manthovani saat meninjau langsung kesiapan seluruh fasilitas yang tersedia di Suranaree University of Technology (SUT), Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1/2026). Lokasi ini menjadi kampung atlet yang disiapkan pihak penyelenggara ASEAN Para Games 2025.

Salah satu aspek yang mendapatkan catatan positif dari Reda ialah kesigapan tim medis dalam membantu atlet Indonesia yang membutuhkan penanganan. Kelengkapan peralatan yang tersedia juga dinilai dapat menunjang kebutuhan atlet selama ajang

“Untuk fasilitas medis, saya sudah meninjau langsung kesiapannya. Tadi juga dipraktekkan secara langsung. Alat-alat yang digunakan untuk terapi juga cukup bagus. Jadi mereka sudah sangat sigap terhadap kedatangan para atlet yang membutuhkan penanganan,” kata Reda, Selasa (20/1/2026).

Pada ASEAN Para Games 2025 ini, kontingen Indonesia membawa sejumlah personel kesehatan untuk mendampingi perjuangan 290 atlet. Komposisi tim medis ini terdiri dari tujuh dokter, sembilan fisioterapis, serta 10 masseur.

Koordinator tim dokter kontingen Indonesia, Retno Setianing, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendampingan secara intensif. Sebelum pertandingan berlangsung, tim medis ikut mengawal proses klasifikasi dan bersiaga selama para atlet berlatih.

Fasilitas medis yang berlokasi di Suranaree University of Technology (SUT) juga sudah mulai beroperasi sejak kontingen Indonesia tiba di Nakhon Ratchasima. Sarana kesehatan ini menyediakan dua layanan khusus kepada seluruh atlet.

Beberapa peralatan yang tersedia di fasilitas medis kontingen Indonesia antara lain, Cryotherapy, Muscle Pump Recovery, Extracorporeal Shock Wave Therapy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, EME Medical Physiotherapy Devices, Massage Gun, Ultra Sound, hingga Kinesio Tapping.

“Di fasilitas medis ini, kami menyediakan layanan recovery dan terapi. Recovery ini disediakan untuk pemulihan atlet setelah berlatih maupun bertanding, sedangkan terapi disiapkan ketika mereka mengalami cedera,” kata Retno.

baca juga

Selain kesiapan peralatan dan personel, Retno memastikan apabila tim dokter kontingen Indonesia sudah menganalisis risiko cedera yang berpotensi dialami oleh atlet Indonesia. Menurut dia, setiap cabor memiliki tingkat risiko cedera yang bervariasi.

“Kami sudah membaginya dengan stratifikasi risiko. Ada olahraga yang berisiko tinggi mengalami cedera, ada juga yang risikonya rendah. Selain itu, kami juga menyebarkan tim medis ini untuk bersiaga di beberapa hotel,” lanjut dia.

“Di awal pelatnas semuanya sudah dimitigasi risikonya apa saja. Misalnya, seorang atlet yang mobilitasnya menggunakan kursi roda dan bertanding di cabor para angkat berat, pasti risiko cedera bahu itu besar. Jadi, kami akan konsentrasi di bagian bahu,” ujar dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi itu.

Selain itu, perempuan lulusan Program Doktor Ilmu Sains Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, itu juga menyediakan peralatan sports science yang berfungsi untuk mengidentifikasi performa atlet. Hasil identifikasi ini akan diberikan kepada pelatih agar mereka bisa tampil optimal di ASEAN Para Games 2025

“Sebelumnya kami juga sudah melakukan identifikasi dengan alat-alat yang menunjang sport science untuk melihat kondisi atlet. Ada beberapa atlet yang mengalami cedera. Ini bisa mengganggu performa mereka. Jadi, kami akan mengusahakan agar saat bertanding mereka dalam kondisi yang seoptimal mungkin,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Ngelag dan Tahan Seharian, Oppo Siapkan A6t Series Jadi Andalan Anak Muda

Anti Ngelag dan Tahan Seharian, Oppo Siapkan A6t Series Jadi Andalan Anak Muda

Tekno | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:21 WIB

Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff Disebut Bakal Seret Ajax ke Jurang Lebih Dalam

Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff Disebut Bakal Seret Ajax ke Jurang Lebih Dalam

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:18 WIB

CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat

CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

News | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot

Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot

News | Senin, 14 September 2026 | 16:30 WIB

5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan

5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:30 WIB

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

News | Senin, 14 September 2026 | 16:29 WIB

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:28 WIB

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

News | Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:25 WIB

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

×