ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:45 WIB
ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia
Tim para judo Indonesia bertekad menyapu bersih semua nomor pertandingan tersisa di ASEAN Para Games 2025, setelah mengunci dua medali emas pada hari pertama. [Dok NPC Indonesia]
  • Tim para judo Indonesia meraih dua emas pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchashima, 22 Januari 2026.
  • Junaedi dan Sahrul Sulaiman menyumbang emas, sementara pelatih menargetkan sapu bersih semua nomor tersisa.
  • Penggabungan klasifikasi J1 dan J2 memaksa Sahrul Sulaiman mengalahkan rekan senegaranya, Rizal Saepul Aziz.

Suara.com - Tim para judo Indonesia bertekad menyapu bersih semua nomor pertandingan tersisa di ASEAN Para Games 2025, setelah mengunci dua medali emas pada hari pertama.

Korat Hall Center, Nakhon Ratchashima, pada hari Kamis (22/1/2026), menjadi saksi keperkasaan Indonesia di cabang olahraga para judo.

Indonesia mengunci dua medali emas melalui aksi Junaedi dari nomor J1 -64kg individu putra dan Sahrul Sulaiman dari nomor J1/J2 -81kg individu putra. Adapun medali perak diperoleh Rizal Saepul Aziz dari nomor J1/J2 -81kg individu putra.

Junaedi, yang tampil dominan sejak laga pertama, sukses menumbangkan lawan-lawannya, Tran Viet Hung (Vietnam), Kendews Granaderos (Filipina), serta Aekarin Meksean (Thailand). Atlet kelahiran 15 Februari 1996 itu tampil tak terkalahkan dan selalu mencatatkan ‘Ippon’ atau poin tertinggi dalam pertandingan judo.

Sementara itu, Sahrul Sulaiman bisa menyapu bersih tiga pertandingan yang tersaji di nomor J1/J2 -81kg individu putra, termasuk mengalahkan kompatriotnya, Rizal Saepul Aziz. Sebetulnya, dua atlet ini memiliki klasifikasi yang berbeda. Namun, pihak penyelenggara memutuskan menggabungkan klasifikasi J1 (blind) dengan J2 (low vission).

Pelatih tim para judo Indonesia, Lee Yong-il, mengapresiasi mentalitas bertanding anak asuhnya yang sangat tangguh di hari pertama. Lelaki asal Korea Selatan itu bahkan memiliki target ambisius untuk menyapu seluruh nomor yang dipertandingkan di cabor para judo ASEAN Para Games ke-13 ini.

"Untuk para judo, kami ditargetkan mendapatkan empat emas dan satu perak. Namun, target saya secara pribadi adalah menyapu bersih semua nomor untuk menjadi juara umum di ASEAN Para Games 2025 ini,” kata Lee saat ditemui seusai penyerahan medali, Kamis (22/1/2026).

Lee menjelaskan, pada awalnya cabor para judo di ajang ini mempertandingkan 24 nomor. Akan tetapi, pihak penyelenggara memangkasnya menjadi tujuh nomor saja. Jika melihat peta persaingannya, dia yakin anak asuhnya tidak memiliki tandingan yang berarti dari negara lainnya di regional Asia Tenggara.

“Kalau untuk persaingan, sebetulnya Asia Tenggara ini levelnya masih di bawah kami. Kami targetnya sudah level Asia dan Paralimpiade. Bisa dibilang, di Asia Tenggara, kami tidak memiliki saingan,” kata Lee Yong-il.

Keyakinan Lee Yong-il memang sebetulnya cukup beralasan. Pasalnya, pada ASEAN Para Games 2023 yang berlangsung di Kamboja, tim para judo Indonesia berhasil menggondol 11 medali emas dari total 13 nomor yang dipertandingkan.

Menurut Lee, dua nomor yang akan dipertandingkan pada Jumat (23/1/2026) diprediksi berakhir dengan hasil yang sama. Indonesia menargetkan dua emas dan satu perak dari tiga atlet yang bertanding, yakni Rafli Ahnaf Shidqi di nomor J1 -70kg individu putra, serta dua atlet putri, Novia Larassati dan Marialam Sihotang dari nomor yang sama, yakni J1/J2 -52kg individu putri.

Perjuangan Atlet

Untuk mengamankan emas, Sahrul Sulaiman terpaksa harus mengalahkan rekan senegaranya sendiri, Rizal Saepul Aziz. Sebab, pihak penyelenggara memutuskan untuk menggabungkan klasifikasi J1 (blind) dan J2 (low vision).

“Sebetulnya tidak menduga juga harus melawan rekan senegara. Sebab, kelas kami memang terpisah. Namun, karena kebijakan tuan rumah, klasifikasi kami digabungkan. Padahal yang satu J1, sedangkan saya J2. Itu sudah berbeda,” kata Sahrul.

Meskipun harus saling sikut dengan kompatriotnya, Sahrul tetap bersikap profesional dan sportif. Sebagai olahragawan, bertanding maksimal demi meraih prestasi adalah sebuah prinsip yang sudah tak bisa ditawar lagi.

“Di satu sisi, ada rasa kasihan. Tetapi, terlepas dari itu, kami sebagai atlet memiliki sesuatu yang harus diperjuangkan. Jadi, di atas matras itu, kami sama-sama fight, baik itu melawan kawan sendiri dari satu negara,” ujar dia.

Sementara itu, Junaedi mengakui tidak ada kendala yang dihadapinya untuk merebut medali emas. Dari tiga lawan yang dihadapi, hanya duel pertama yang berlangsung alot. Setelahnya, ia mampu mengalahkan dua pesaingnya secara mudah dengan durasi yang singkat.

“Laga yang pertama memang masih belum rileks dan belum santai. Jadi, menangnya memang agak lama. Setelah itu, saya mulai panas dan bisa menang lebih cepat. Di laga final, saya bisa bermain lebih santai dan rileks. Jadi, bisa menang lebih cepat,” kata Junaedi.

Junaedi berharap, rekan-rekannya yang bakal berjuang memperebutkan medali pada dua hari berikutnya bisa tetap menjaga motivasi. Dia optimistis kekompakan seluruh elemen tim para judo bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan.

“Untuk teman-teman yang akan bertanding besok, tetap semangat, kompak, dan menjaga sportivitas. Karena, tim para judo ini sangat kompak, mulai dari pelatih, ofisial, dan semua atlet sangat solid. Seluruh tim juga sangat sigap juga terjadi apa-apa, sehingga kami sebagai atlet sangat terbantu,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan

Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan

Bola | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:32 WIB

Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia

Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:00 WIB

Alas Roban Jadi Film Pertama Raih 1 Juta Penonton di 2026

Alas Roban Jadi Film Pertama Raih 1 Juta Penonton di 2026

Entertainment | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria

Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria

Sport | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:02 WIB

Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia

Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:58 WIB

Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026

Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41 WIB

David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!

David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:30 WIB

Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026

Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:14 WIB

Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding

Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:14 WIB

PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya

PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:09 WIB

Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026

Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open

Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:43 WIB

Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United

Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United

Sport | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:33 WIB