- Tim putra dan putri Universitas Surabaya menjuarai Campus League Basketball Regional Surabaya di GOR Unesa pada 29 April 2026.
- Universitas Surabaya mengalahkan Universitas Ciputra Makassar dan Universitas Cendrawasih untuk melaju ke putaran nasional di Jakarta Juni mendatang.
- Pelatih dan pemain Universitas Surabaya tetap mengevaluasi performa tim guna mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional yang lebih menantang.
Suara.com - Universitas Surabaya (Ubaya) menyapu bersih gelar juara putra dan putri pada Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Prestasi itu diraih setelah kedua tim tampil dominan di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya, Rabu (29/4/2026).
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Ubaya memilih tidak larut dalam euforia. Mereka langsung mengalihkan fokus ke putaran nasional yang akan berlangsung di Jakarta.
Dominasi Ubaya di Final
![Ubaya menyapu bersih gelar putra dan putri di Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Selanjutnya, Ubaya membidik prestasi di tingkat nasional. [Dok. Campus League]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/30/68904-campus-league-basketball-regional-surabaya-2026.jpg)
Tim putri Ubaya tampil superior dengan mengalahkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) 95-28.
Keberhasilan tersebut diikuti tim putra yang menundukkan Universitas Cendrawasih (Uncen) dengan skor 84-48.
Tim putri tampil solid sepanjang laga. Pertahanan disiplin membuat UCM hanya mampu mencetak empat poin pada kuarter ketiga.
Sementara itu, tim putra sempat mendapat perlawanan sengit pada dua kuarter awal sebelum akhirnya mendominasi permainan.
"Kami sempat kesulitan di kuarter satu dan dua. Namun, arahan pelatih bisa kami eksekusi dengan baik sehingga menguntungkan kami di kuarter tiga dan empat," kata pemain Ubaya, Bobby Geraldo Alanda.
Fokus Hadapi Putaran Nasional
![Ubaya menyapu bersih gelar putra dan putri di Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Selanjutnya, Ubaya membidik prestasi di tingkat nasional. [Dok. Campus League]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/30/27646-campus-league-basketball-regional-surabaya-2026.jpg)
Pelatih tim putri Ubaya, Wellyanto Pribadi, menilai kemenangan besar ini tetap menyisakan pekerjaan rumah.
"Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun," ujar Wellyanto.
Ia menilai persaingan di level nasional akan jauh lebih berat, terutama menghadapi wakil dari Jakarta yang memiliki kualitas individu dan postur lebih baik.
Hal senada disampaikan shooting guard Ubaya, Evelyn Fiyo. Peraih medali emas SEA Games 2025 itu menilai timnya harus meningkatkan kualitas latihan.
"Sebelum regional, kami juga berlatih melawan tim putra untuk memperkuat pertahanan," kata Fiyo.
Kepercayaan diri juga ditunjukkan Wakil Rektor Ubaya, Christina Avanti.