- Kemendikdasmen bekerja sama dengan DBL Indonesia meluncurkan program DBL Super Teacher guna meningkatkan kapasitas guru pendamping olahraga sekolah.
- Program ini memberikan kesempatan pelatihan intensif serta peluang belajar ke luar negeri bagi guru terpilih di seluruh Indonesia.
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat manajemen talenta pelajar serta mengembangkan asesmen kebugaran sekolah berbasis ilmu keolahragaan yang lebih profesional.
Staf Ahli Bidang Manajemen dan Talenta Kemendikdasmen, Mariman Darto, menilai pengalaman DBL Indonesia dalam mengelola kompetisi olahraga bisa diadaptasi untuk memperkuat manajemen talenta nasional.
“Kami berharap bisa melakukan kolaborasi dalam berbagai aspek, misalnya pembenahan pengelolaan event rutin di bidang manajemen talenta agar lebih profesional,” ujar Mariman.
Kemendikdasmen juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan asesmen kebugaran untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berbasis sport science.
Sebagai simbol kolaborasi, Azrul Ananda menyerahkan sepatu kustom DBL Play 2.0 bertema pendidikan yang dirancang seniman asal Sneackers, Assadul Wafi Al Mawardi.
Selama lebih dari dua dekade, DBL Indonesia tidak hanya menjadi ajang kompetisi basket pelajar, tetapi juga ruang pembinaan talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.