- Mandalika Grand Prix Association resmi menunjuk Ananda Mikola sebagai Direktur Utama baru untuk mengoptimalkan operasional Sirkuit Mandalika.
- Penunjukan ini didasarkan pada rekam jejak Ananda Mikola sebagai pembalap profesional dan pengalamannya dalam manajemen berbagai ajang otomotif.
- Ananda Mikola berkomitmen mengembangkan talenta lokal serta memperkuat posisi Sirkuit Mandalika dalam peta kompetisi balap kelas dunia.
Suara.com - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) resmi menunjuk legenda balap nasional, Ananda Mikola Soeprapto, sebagai Direktur Utama yang baru.
Penunjukan ini menjadi langkah strategis anak perusahaan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dalam mengoptimalkan operasional Pertamina Mandalika International Circuit.
MGPA menyebut keputusan tersebut sebagai komitmen menghadirkan pemimpin dengan pemahaman mendalam, rekam jejak kuat, dan visi jangka panjang di dunia motorsport.
Rekam Jejak dan Pengalaman Internasional
Nama Ananda Mikola bukan sosok asing di dunia balap nasional. Ia lahir di Jakarta, 27 April 1980, dari keluarga yang lekat dengan motorsport. Kariernya mendapat pengaruh besar dari sang ayah, Tinton Suprapto, legenda balap Indonesia.
Karier profesional Ananda dimulai pada 1993 di ajang Grup N Indonesia. Ia meraih gelar juara pada 1994 dan 1995 secara beruntun.
Di level internasional, Ananda pernah tampil di Formula 3 Italia dan Formula 3000 Eropa. Pencapaian terbaiknya diraih saat menjuarai Asia Formula 3 bersama A1 Team Indonesia pada 2005, yang menjadi salah satu puncak kariernya di lintasan.
Berpengalaman di Manajemen Otomotif
Usai pensiun dari balap, Ananda terlibat dalam manajemen olahraga otomotif. Ia pernah menjabat Direktur Sirkuit Sentul serta berperan dalam penyelenggaraan Jakarta E-Prix Formula E 2023.
Saat ini, ia juga menjabat Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi di PP Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mengelola sirkuit bertaraf internasional seperti Mandalika.
Komitmen Kembangkan Talenta Lokal
Ananda menyatakan siap membawa Mandalika ke level lebih tinggi.
“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan untuk berkarya bagi ekosistem motorsport Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya merangkul talenta lokal dan membangun generasi pembalap baru agar Mandalika menjadi pusat perhatian dunia.
Dengan kombinasi pengalaman sebagai pembalap dan kapasitas manajerial, Ananda diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di peta motorsport global.