- Pebulu tangkis Thalita Ramadhani Wiryawan berhasil menembus babak utama turnamen Malaysia Masters di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa.
- Thalita lolos setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chen Su Yu, melalui pertandingan tiga gim yang berlangsung cukup sengit.
- Prestasi ini melanjutkan tren positif Thalita setelah tampil impresif pada ajang Piala Uber di Denmark dan Thailand Open.
Suara.com - Pebulu tangkis muda Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan terus menunjukkan perkembangan positif setelah memastikan tempat di babak utama Malaysia Masters.
Pemain berusia 18 tahun itu lolos dari babak kualifikasi usai menaklukkan wakil Taiwan Chen Su Yu dengan skor 16-21, 22-20, 21-14 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa.
“Pertandingannya lancar walaupun sampai rubber game,” ujar Thalita seperti dikutip dari laman resmi BWF.
Kemenangan tersebut melanjutkan tren positif Thalita dalam beberapa turnamen terakhir. Sebelumnya, ia tampil impresif bersama tim Indonesia pada Piala Uber di Horsens, Denmark.
Saat itu, Thalita sukses mengalahkan wakil Korea Selatan Sim Yu Jin dengan skor 21-19, 21-19 dan menundukkan pemain Kanada Wen Yu Zhang 21-16, 21-19.
Kemenangan atas Sim Yu Jin bahkan menjadi satu-satunya poin Indonesia ketika kalah 1-3 dari Korea Selatan pada semifinal.
Performa apik Thalita juga berlanjut di Thailand Open pekan lalu. Ia mampu mengalahkan pebulu tangkis Myanmar Thet Htar Thuzar sebelum memberi perlawanan sengit kepada mantan juara dunia asal Thailand Ratchanok Intanon dalam pertandingan tiga gim.
Saat ini menempati ranking 56 dunia, Thalita mengaku semakin percaya diri menghadapi para pemain elite meski merasa masih perlu meningkatkan kualitas permainannya.
“Saya merasa sudah siap bersaing dengan pemain top, tapi masih harus latihan lebih keras karena masih ada kekurangan. Saya ingin setiap latihan benar-benar maksimal,” ujar Thalita.
Ia juga menyebut pengalaman tampil di Uber Cup menjadi bekal penting untuk membangun mental bertanding di level tertinggi.
“Horsens memberikan pengalaman yang sangat berharga, terutama saat semifinal. Saya tidak mau pengalaman itu sia-sia. Saya ingin bermain lebih baik lagi di sini dibanding pekan lalu,” katanya.
Selain Thalita, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kini turut menjadi salah satu harapan baru sektor tunggal putri Indonesia di tengah absennya Gregoria Mariska Tunjung akibat cedera, sementara Putri Kusuma Wardani masih menjadi andalan utama Indonesia di level elite dunia.
(Antara)