- Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil melaju ke babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan.
- Mereka meraih kemenangan dramatis atas pasangan Prancis, Julien Maio dan Lea Palermo, melalui pertarungan rubber game yang sengit.
- Pasangan Indonesia tersebut akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping.
Suara.com - Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil sukses mengawali langkah di Polytron Indonesia Open 2026 dengan kemenangan dramatis yang memacu adrenalin penonton di Istora Senayan.
Meski sempat tertinggal, ganda campuran Indonesia itu berhasil membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar turnamen level Super 1000 tersebut.
Tantangan yang jauh lebih berat kini sudah menanti. Adnan/Indah akan berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Bangkit Setelah Kehilangan Gim Pertama
![Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil lolos ke 16 besar Indonesia Open 2026 usai menang dramatis atas wakil Prancis. Selanjutnya, mereka akan menghadapi unggulan pertama Feng/Huang. [Dok. PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/02/59453-pasangan-ganda-campuran-indonesia-adnan-maulanaindah-cahya-sari.jpg)
Duel pembuka melawan wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, dilalui Adnan/Indah dengan perjuangan keras. Mereka menang melalui rubber game dengan skor 14-21, 21-19, dan 21-11.
Pada gim pertama, pasangan tuan rumah terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan terus berada di bawah tekanan lawan.
Strategi Maio/Palermo yang mempercepat tempo serangan terbukti efektif mengganggu ritme permainan Adnan dan Indah sejak awal laga.
Memasuki gim kedua, tensi pertandingan semakin meningkat saat keunggulan jauh 19-12 milik pasangan Indonesia hampir terkejar hingga skor menipis menjadi 20-19.
Beruntung, mentalitas Adnan/Indah tetap terjaga. Mereka mampu bermain lebih agresif pada poin-poin krusial untuk memaksakan gim penentuan.
Pertahanan pasangan Prancis akhirnya runtuh pada gim ketiga setelah Adnan/Indah mendominasi jalannya pertandingan dan tidak memberi banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.
“Alhamdulillah bisa menang melewati babak pertama. Dari segi permainan, di game pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di game kedua, dan game ketiganya lebih tenang lagi,” ujar Adnan yang pernah menjuarai Thailand Masters 2026.
Tantangan Berat Menanti
![Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil lolos ke 16 besar Indonesia Open 2026 usai menang dramatis atas wakil Prancis. Selanjutnya, mereka akan menghadapi unggulan pertama Feng/Huang. [Dok. PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/02/52791-pasangan-ganda-campuran-indonesia-adnan-maulanaindah-cahya-sari.jpg)
Indah Cahya Sari Jamil mengakui pergerakan lawan pada awal pertandingan sempat mengganggu fokus mereka sebelum akhirnya menemukan pola permainan yang tepat.
“Kami terganggu dengan pergerakan lawan. Di game kedua kami lebih mengantisipasi hal ini dan mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau,” jelas Indah.
Salah satu kunci keberhasilan pasangan Indonesia keluar dari tekanan adalah komunikasi yang baik dan dukungan satu sama lain di lapangan.