- Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil melaju ke babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan.
- Mereka meraih kemenangan dramatis atas pasangan Prancis, Julien Maio dan Lea Palermo, melalui pertarungan rubber game yang sengit.
- Pasangan Indonesia tersebut akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping.
“Waktu kalah di game pertama itu kami saling support dan saling mengingatkan,” tambah Adnan.
Ujian sesungguhnya akan terjadi pada babak 16 besar saat mereka menghadapi ganda campuran nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Duel tersebut diprediksi menjadi tantangan berat bagi Adnan/Indah mengingat status dan kualitas lawan yang merupakan unggulan teratas turnamen.
Menghadapi laga tersebut, Indah memilih untuk bermain tanpa beban dan fokus mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
“Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami saja. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha,” ujar Indah.
Adnan juga menegaskan bahwa mereka akan fokus menjalani pertandingan selangkah demi selangkah demi meraih hasil maksimal di hadapan publik sendiri.
“Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” pungkas Adnan.
Harapan untuk Wakil Ganda Campuran Indonesia
Langkah positif Adnan/Indah diharapkan mampu menular kepada wakil Indonesia lainnya di sektor ganda campuran.
Nama-nama seperti Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana hingga pasangan senior Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga tengah bersiap unjuk kemampuan.
Selain itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti turut melengkapi kekuatan ganda campuran Merah Putih di Indonesia Open 2026.
Dukungan ribuan suporter di Istora Senayan diharapkan menjadi energi tambahan bagi para wakil Indonesia untuk menembus persaingan ketat melawan para pemain papan atas dunia.
Polytron Indonesia Open 2026 sendiri merupakan salah satu turnamen paling prestisius dalam kalender BWF World Tour dengan total hadiah mencapai miliaran rupiah.