- Indonesia Short Course Emerging Series 2026 diselenggarakan untuk membina atlet renang muda melalui sistem kompetisi berkelanjutan yang berkualitas.
- Akuatik Indonesia, KONI, dan Chandra Asri Group berkolaborasi mendukung ajang ini sebagai sarana pembinaan atlet menuju level elite.
- Kejuaraan ini mengintegrasikan target prestasi olahraga dengan kampanye lingkungan melalui program keberlanjutan bagi peserta dan seluruh pengunjung.
Suara.com - Upaya memperkuat pembinaan atlet renang nasional terus dilakukan melalui penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series 2026.
Ajang renang kolam pendek ini dirancang sebagai wadah kompetisi berkelanjutan bagi atlet muda Indonesia.
Kejuaraan tersebut mendapat dukungan dari Akuatik Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Chandra Asri Group. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi bagian penting dari sistem pembinaan olahraga nasional yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.
Melalui Indonesia Short Course Emerging Series 2026, para perenang muda mendapatkan kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuan mereka dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif.
Wakil Ketua Umum I PB Akuatik Indonesia yang juga Direktur Indonesia Short Course Emerging Series, Wisnu Wardhana, menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak kompetisi berkualitas untuk mendukung proses pembinaan atlet menuju level elite.
![Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Jadi Langkah Strategis Cetak Perenang Masa Depan Indonesia. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/57545-indonesia-short-course-emerging-series-2026.jpg)
"Negara-negara yang konsisten meraih prestasi dunia memiliki satu kesamaan, yaitu sistem kompetisi yang berjalan sepanjang tahun," kata Wisnu di sela acara.
"Atlet tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka secara rutin melalui kompetisi yang kompetitif. Indonesia Short Course Emerging Series dibangun dengan semangat tersebut," sambungnya.
Menurut Wisnu, penyelenggaraan kejuaraan ini memiliki tujuan yang lebih besar dibanding sekadar menentukan pemenang lomba.
Melalui Indonesia Short Course Emerging Series 2026, peluang tersebut diperluas dengan menghadirkan lebih banyak kesempatan bertanding bagi atlet muda sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman kompetitif yang berkualitas sejak dini.
Ketua Umum KONI, Letnan Jenderal (Purn) Marciano Norman, menegaskan bahwa kompetisi seperti Indonesia Short Course Emerging Series memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pembinaan atlet nasional.
"Prestasi olahraga adalah hasil dari proses panjang. Tidak ada atlet juara dunia yang lahir tanpa sistem pembinaan yang baik. Karena itu, KONI mendukung hadirnya kompetisi-kompetisi yang mampu memperkuat mata rantai pembinaan atlet nasional. Indonesia Short Course Emerging Series menjadi salah satu langkah konkret menuju tujuan tersebut," jelas Marciano.
Selain berfokus pada pengembangan prestasi, Indonesia International Short Course (IISC) 2026 juga mengusung berbagai program keberlanjutan yang sejalan dengan tren penyelenggaraan olahraga modern di tingkat global.
Bersama Chandra Asri Group, penyelenggara menghadirkan Kampanye Indonesia Asri yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan atlet, peserta, maupun pengunjung.
Program tersebut mencakup fasilitas pemilahan sampah, zona edukasi ekonomi sirkular, kegiatan Operasi Semut, hingga pengukuran dampak lingkungan acara melalui estimasi timbulan sampah dan emisi karbon.
Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga datang dari Chandra Asri Group sebagai sponsor utama kegiatan. Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, menilai olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan sekaligus menjadi sarana penyebaran nilai-nilai positif kepada masyarakat.
“Sebagai mitra strategis KONI bersama Barito Pacific dan Barito Renewables, Chandra Asri Group meyakini bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan industri, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya," jelas Suryandi.
"Karena itu, kami percaya bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, dan mengaktualisasikan potensinya.” sambungnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Indonesia Short Course Emerging Series 2026 diharapkan mampu menjadi fondasi pembinaan jangka panjang yang memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan olahraga Indonesia.
Dengan melibatkan atlet, pelatih, orang tua, pengurus olahraga, hingga sektor swasta dalam satu ekosistem, kejuaraan ini diharapkan melahirkan generasi atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian terhadap lingkungan.
Keberadaan Indonesia Short Course Emerging Series menjadi gambaran bagaimana olahraga dapat menjadi ruang kolaborasi antara target prestasi dan tanggung jawab sosial.