- Tim nasional PUBG Mobile Indonesia berhasil lolos ke babak utama Asian Games 2026 setelah menempati posisi kedua kualifikasi.
- Babak kualifikasi tersebut telah diselenggarakan di Vietnam pada hari Minggu dengan Pakistan sebagai peraih peringkat pertama turnamen.
- Timnas Indonesia akan melakukan evaluasi serta penyempurnaan strategi di pelatnas sebelum tampil pada ajang utama di Aichi-Nagoya.
Suara.com - Tim nasional esports Indonesia nomor PUBG Mobile berhasil mengamankan tiket ke babak utama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah menempati posisi kedua pada Grand Final babak kualifikasi yang digelar di Vietnam, Minggu.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai runner-up di bawah Pakistan yang keluar sebagai juara kualifikasi. Dengan capaian itu, delapan negara dipastikan lolos ke babak utama cabang esports nomor PUBG Mobile pada Asian Games 2026.
PUBG Mobile juga memastikan diri lolos dari 12 tim yang tampil di Grand Final. Indonesia finis di posisi kedua, sementara Pakistan berada di peringkat teratas sebagai juara dunia PMGO Juni 2026.
"PUBG Mobile juga memastikan diri lolos dari 12 tim di Grand Final. Kita finis di peringkat dua. Peringkat satunya Pakistan, juara dunia PMGO Juni 2026," kata pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana.
![Richard Permana selaku Kepala Pelatih Tim Nasional Esports untuk SEA Games 2021 . [Instagram/@nxlfrgdibtj]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/10/83305-richard-permana-selaku-kepala-pelatih-tim-nasional-esports-untuk-sea-games-2021.jpg)
Richard menilai Pakistan akan menjadi salah satu lawan terkuat yang harus diwaspadai pada ajang utama nanti. Namun demikian, ia menyoroti adanya peningkatan performa signifikan dari tim Indonesia dibandingkan hari pertama kualifikasi.
Ia menyebut perubahan permainan anak asuhnya terlihat jelas hingga mampu mengakhiri turnamen dengan hasil yang jauh lebih solid.
"Kita mengembalikan performa 180 derajat dari kualifikasi hari pertama PUBG Mobile versus Grand Final. Memang sangat jelas terlihat," ujar Richard.
Menurutnya, performa yang ditampilkan di Vietnam belum sepenuhnya mencerminkan potensi maksimal tim. Karena itu, tim pelatih masih akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan strategi jelang Asian Games 2026.
"Inilah beberapa versi kecil dari performa timnas PUBG Mobile Indonesia yang bisa kita perlihatkan sedikit banyak. Versi final form-nya kita akan coba rajut lagi, mudah-mudahan ada di pelatnas, dan kita tampilkan seutuhnya di main event di Aichi-Nagoya," kata Richard.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) yang dinilai berperan besar dalam mendukung proses persiapan tim, mulai dari pembinaan hingga penyusunan strategi permainan.
Sementara itu, pemain timnas PUBG Mobile, Fazriel Haikal Aditya, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungan selama perjalanan tim di kualifikasi.
"Terima kasih yang sudah mendukung Timnas Indonesia. Dukungan kalian sangat berarti bagi kami. Semoga kalian semua yang sedang berjuang bisa merasakan bangganya membawa nama Indonesia," imbuhnya.
Timnas PUBG Mobile Indonesia diperkuat oleh Fazriel Haikal Aditya, Juventino Ryan Jeremy R., Micho Ananda Pratama W., Muh Fathyn Zilhaq S., dan Sharfan Syahman Shodiq, di bawah arahan pelatih Deni Fianda serta asisten pelatih Bintang Prakoso P.
Asian Games 2026 Aichi-Nagoya cabang esports PUBG Mobile sendiri diikuti oleh banyak negara kuat dari berbagai kawasan. Indonesia tergabung di Grup A bersama Arab Saudi, Kirgizstan, Vietnam, Thailand, Sri Lanka, Turkmenistan, Filipina, Kazakhstan, Tajikistan, Yordania, dan Hong Kong.
Sementara itu, Grup B diisi Mongolia, Uzbekistan, Irak, Bahrain, Nepal, Malaysia, Uni Emirat Arab, Laos, Myanmar, Oman, Pakistan, dan Brunei Darussalam.
Indonesia melangkah ke Grand Final setelah finis di peringkat kelima pada fase grup, sebelum akhirnya mengunci posisi runner-up di babak penentuan. Selain Indonesia dan Pakistan, tiket ke babak utama juga diraih Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Nepal, dan Myanmar.
(Antara)