- Indonesia mengerahkan enam belas wakil terbaik ke Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India.
- Putri Kusuma Wardani memuji peningkatan fasilitas stadion dan bersiap menghadapi wakil Filipina di babak awal.
- Alwi Farhan menjalani persiapan matang untuk menghadapi pebulu tangkis Korea Selatan pada babak 64 besar.
Suara.com - Panggung bergengsi Kejuaraan Dunia 2026 siap digelar, dan antusiasme para pencinta bulu tangkis di Tanah Air kembali memuncak. Bertempat di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India, turnamen akbar yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 23 Agustus ini menjadi arena pembuktian bagi para atlet elite dunia.
Dari kubu Indonesia, sorotan tajam tertuju pada sektor tunggal putri dan tunggal putra, di mana Putri Kusuma Wardani serta Alwi Farhan menyatakan kesiapan penuh mereka untuk menghadapi tantangan di laga pembuka babak 64 besar.
Kenyamanan arena pertandingan sering kali menjadi salah satu faktor krusial yang menunjang performa optimal para atlet di lapangan. Menyambut kompetisi tahun ini, Putri Kusuma Wardani, yang memiliki memori bertanding di arena yang sama, menyoroti sejumlah transformasi positif yang dilakukan oleh pihak penyelenggara lokal.
Pemain yang sukses menyabet medali perunggu pada edisi Kejuaraan Dunia 2025 tersebut merasa suasana stadion kini jauh lebih representatif.
"Dibandingkan saat India Open bulan Januari lalu, arena ini sudah jauh lebih baik,"
Peningkatan standar fasilitas ini mencakup berbagai elemen vital, mulai dari sirkulasi udara hingga kualitas penerangan lapangan yang dinilai sangat memengaruhi akurasi pukulan para pemain.
"Mereka melakukan banyak perbaikan di segala aspek. Tidak ada lagi kabut di lapangan, pencahayaan lebih terang dan kondisi lebih bersih. Semua pemain rasanya bisa berkompetisi dengan cukup nyaman sekarang,"
Pada babak krusial 64 besar, Putri dijadwalkan akan meladeni perlawanan wakil Filipina, De Guzman Mikaela Joy. Meski ini akan menjadi pertemuan perdana bagi kedua pebulu tangkis di turnamen resmi BWF, Putri menegaskan bahwa kewaspadaan tinggi tetap menjadi prioritas utamanya. Observasi melalui rekaman video pertandingan lawan telah dilakukan oleh tim pelatih untuk menyusun strategi yang tepat.
"Saya tidak boleh meremehkannya. Saya melihat dari video pertandingannya, dia cukup ulet. Jadi untuk pertemuan pertama besok, saya lebih ingin mengatur ritme dan menguasai di lapangan pertandingan,"
Bergeser ke sektor tunggal putra, pebulu tangkis muda berbakat Alwi Farhan menatap Kejuaraan Dunia keduanya dengan tingkat kematangan mental yang jauh lebih solid.
Pemain tumpuan masa depan Indonesia ini mengklaim telah menjalani program latihan fisik dan teknik yang sangat intensif selama berada di pelatnas. Alwi merasa porsi latihannya sudah mencapai titik maksimal sehingga tidak ada lagi ruang untuk keraguan.
"Pastinya sangat bersemangat menyambut Kejuaraan Dunia yang kedua buat saya ini. Saya sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin dan tidak ada yang perlu saya takuti karena di persiapan ini saya sudah melakukan semuanya,"
Ujian pertama bagi Alwi di babak 64 besar datang dari wakil Korea Selatan, Yoo Tae-bin. Berdasarkan analisis performa, lawan asal Negeri Ginseng tersebut diketahui tengah berada dalam grafik permainan yang menanjak usai menorehkan hasil positif di serangkaian turnamen pemanasan sebelum tiba di India.
"Ada tantangan tersendiri mengingat dia sedang menemukan kepercayaan diri yang bagus setelah tampil apik di beberapa turnamen sebelum ke sini. Itu yang harus saya antisipasi,"
Sebagai bentuk keseriusan untuk mendulang prestasi maksimal, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memberangkatkan kekuatan besar ke New Delhi.
Kontingen Merah Putih diperkuat oleh 16 wakil terbaiknya yang tersebar di lima nomor berbeda, mencakup dua pemain tunggal putra, dua pemain tunggal putri, tiga pasangan ganda putra, tiga pasangan ganda putri, serta empat kekuatan di sektor ganda campuran.
Berikut adalah daftar lengkap pebulu tangkis kebanggaan Indonesia yang siap berjuang di Kejuaraan Dunia 2026:
Tunggal Putra
Jonatan Christie
Alwi Farhan
Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani
Thalita Ramadhani Wiryawan
Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ganda Putri
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine
Ganda Campuran
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata
Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja