Artinya : “sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.”
Latin : Fa iza faragh ta fansab
Artinya : “Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),”
Latin : Wa ilaa rabbika far ghab
Artinya : “dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”
Secara sederhana, surah Al-Insyirah menjabarkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersama umat Islam pada waktu itu diberikan kelapangan dada, jalan keluar, atau solusi oleh Allah SWT ketika menghadapi tekanan dari kaum musyrikin.
Dalam Buku Al-Quran Hadis Kelas VI (Kemenag 2019), ayat 1 dan 2 surah Al-Insyirah menerangkan mengenai ketetapan Allah yang telah melapangkan dada Nabi Muhammad dengan sifat-sifat kenabian dan keutamaan lainnya demi menjaga kesuciannya.
Dalam ayat ke 3, Allah mengangkat kesulitan dan kesusahan Nabi Muhammad selama menjalankan tugas kerasulannya dan menggantinya dengan kenikmatan. Lalu, Allah meninggikan Nabi Muhammad bersama dengan asma Allah.
Baca Juga: Jangan Sampai Terjadi, Ini Jenis Perilaku Shaming yang Wajib Diketahui
Di ayat-ayat selanjutnya, Allah menjelaskan bahwa di dalam kesulitan pasti akan diikuti dengan kemudahan.
Sejalan dengan perjuangan Nabi Muhammad yang mendapatkan perlawanan keras dari kaum musyrikin, akhirnya beliau dan pengikutnya diberikan kenikmatan berupa kemenangan.
Lalu, Allah SWT menganjurkan setelah selesai shalat untuk meminta pertolongan dengan berdoa sungguh-sungguh. Dalam berdoa diucapkan dengan suara lembut dan semata-mata mengharapkan ridha Allah.