Sukabumi.suara.com – Kak Seto dan Angelina Sondakh menjadi dua sosok yang namanya terseret dalam kasus pembunuhan yang menjerat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Angelina Sondakh sering disebut karena kerap dijadikan pembanding dan contoh dari ketidakadilan seorang Ibu yang harus di penjara meski memiliki anak kecil. Berbeda dengan Putri Candrawathi yang seakan didukung untuk tak ditahan karena memiliki posisi penting.
Sementara itu Kak Seto juga disorot atau lebih tepatnya dihujat, karena publik menilai dirinya hanya membela Putri Candrawathi dan tak mempedulikan kasus serupa yang sudah-sudah, termasuk bagi Angelina Sondakh.
Menanggapi hal tersebut, Angelina Sondakh rupanya memberikan tanggapan sendiri. Ia mengungkap, jika sebenarnya dulu Kak Seto juga ikut membantu dan memperjuangkan haknya, namun berakhir dengan nasib berbeda.
"Kak Seto pada kasus saya berusaha untuk membantu memperjuangkan hak Keanu. Sayangnya suara Kak Seto tidak didengar dan saya tetap ditahan. Beda waktu. Beda nasib," beber perempuan tersebut, melalui video di akun TikToknya, Minggu (4/9/2022).
Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Angie tersebut juga menjabarkan secara detail seperti apa bantuan yang diberikan Kak Seto. Ia bahkan mengungkap, jika waktu itu Kak Seto membantu pendidikan salah satu anaknya yang bernama Aaliyah Massaid, dengan homeschooling.
"Jadi apabila banyak yang bertanya di mana Kak Seto pada waktu saya terkena kasus hukum, Kak Seto pada waktu itu bersama dengan saya, tapi suaranya tidak didengar dan saya tetap ditahan. Beda waktu, beda nasib," ujarnya.