Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar alias Uceng. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Prof. Zainal Arifin Mochtar menilai negara merespons film dokumenter Pesta Babi melalui pendekatan populisme yang memecah belah publik.
  • Pemerintah lebih memilih mempertanyakan sumber pendanaan film daripada memberikan data pembanding untuk membantah substansi kritik yang disampaikan.
  • Negara dianggap merasa terancam oleh munculnya narasi alternatif yang berpotensi merusak monopoli data dan analisis resmi pemerintah.

Suara.com - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zainal Arifin Mochtar, menilai respons negara terhadap film dokumenter Pesta Babi tidak lepas dari kecenderungan populisme yang belakangan menguat dalam ruang politik.

Menurutnya, pola tersebut terlihat dari cara negara membingkai perdebatan dengan membelah kelompok yang dianggap pro-negara dan pihak yang diposisikan sebagai lawannya.

"Jadi negara ini seringkali lagi membangun nuansa populismenya. Jadi dalam konsep populisme itu seakan-akan harus dibagi antara yang rakyat dan bukan rakyat, yang nasionalis yang tidak nasionalis, yang pro negara sama pro antek-antek asing," kata Uceng sapaan akrabnya ditemui di sela-sela forum Konferensi Republik di Gadjah Mada University Club, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026).

Disampaikan Uceng, cara negara merespons film Pesta Babi menunjukkan kecenderungan untuk mempertanyakan hal-hal di luar substansi yang disampaikan dalam film.

"Yang dipertanyakan adalah dananya bukan datanya. Padahal bagi saya sederhana saja, harusnya yang didebat itu adalah datanya," ujarnya.

Uceng mencontohkan bahwa apabila terdapat informasi yang dianggap keliru dalam film, negara cukup menunjukkan data pembanding untuk membantahnya.

Ia menilai perdebatan mengenai kondisi proyek pembangunan atau kebijakan publik seharusnya diselesaikan melalui adu data. Bukan malah melalui insinuasi terhadap pihak yang menyampaikan kritik.

"Betul kah, misalnya food estate kuatrik udah berantakan? Bantah aja datanya gitu. Yang kita dorong pada negara adalah bantahlah datanya. Cukup untuk menjelaskan secara data," ucapnya.

Selain faktor populisme, Uceng menduga keresahan negara terhadap film tersebut bukan terletak pada medium film itu sendiri. Melainkan pada kemunculan narasi alternatif yang menawarkan perspektif berbeda dari narasi resmi pemerintah.

baca juga
Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)
Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)

"Saya sih menganggap negara bukan takut pada film, yang negara takutkan itu adalah narasi alternatif, yang negara takutkan itu adalah data pembanding," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam pemerintahan yang cenderung otoriter dan populis, penguasaan atas data dan analisis sering menjadi instrumen penting.

Oleh sebab itu, kehadiran informasi atau analisis yang berbeda kerap dipandang sebagai ancaman terhadap narasi yang selama ini dibangun.

"Di tengah negara yang otoriter, populis otoritarianistik itu biasanya dia akan memonopoli yang namanya data kan dan memonopoli analisis," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

×