Sukabumi.suara.com - Jagat sosial media belakangan ini digemparkan dengan berita kebocoran data NIK lantaran ulah hacker. Pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab justru malah membuat pernyataan yang menyuruh masyarakat untuk menjaga NIK masing-masing hingga membuat jengkel berbagai kalangan.
Menanggapi hal tersebut, baru-baru ini beredar sebuah cuplikan video yang berisi perbincangan antara Najwa Shihab dengan Andovi Da Lopez, terkait tanggapan pemerintah dalam mengatasi kebocoran data NIK penduduknya.
Dalam cuplikan video tersebut, Najwa Shihab memberikan tanggapan yang cukup menohok.
"Menurutku ini menjengkelkan banget sih. Terutama kalau kita lihat bagaimana respon pemerintah yang bukannya sat-set ngurusin malah suruh jaga NIK sendiri. Maksudku ketika kita daftar SIM Card itu kan kita kasih NIK nya dan sekarang setelah datanya bocor dibilang kita suruh jaga NIK sendiri. " ujar pembawa acara Mata Najwa tersebut.
Lebih lanjut, ia mempertanyakan kepada pemerintah mengenai cara menjaga NIK sendiri.
"Udah gitu ditambah dengan imbauan basi harus sering-sering ganti kata sandi. Maksudku itu bukan inti persoalannya kan? Inti persoalannya itu bagaimana data kita nggak ada perlindungan dari negara sama sekali," imbuhnya.