Sukabumi.suara.com – Diduga korban penganiayaan, bocah laki-laki berusia delapan tahun berhasil diselamatkan lantaran dirinya terjebak di jendela yang pecah di lantai 4 sebuah kondominium.
Kejadian tersebut berada di sebuah kondominium dekat Jalan Cahaya 13, Taman Cahaya, Ampang, Selangor, Malaysia. Bocah tersebut diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran saat mencoba melarikan diri.
![Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun yang diyakini sebagai korban penganiayaan berhasil diselamatkan setelah terjebak di jendela yang pecah di lantai 4 sebuah kondominium. [suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/sukabumi/thumbs/1200x675/2022/09/16/1-seorang-bocah-laki-laki-berusia-delapan-tahun-yang-diyakini-sebagai-korban-penganiayaan-berhasil-diselamatkan-setelah-terjebak-di-jendela-yang-pecah-di-lantai-4-sebuah-kondominium.png)
Direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia (JBPM) Selangor, Norazam Khamis, mengatakan, insiden itu diketahui oleh anggota masyarakat yang kemudian melapor ke pemadam kebakaran pada pukul 16.41.
Menurutnya, bocah tersebut dikurung di kamar unit kondominium sebelum ia mencoba melarikan diri lewat jendela dan tak sadar dirinya terjebak di luar jendela.
"Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pukul 4.48 tadi, menemukan pintu rumah telah berhasil dibobol oleh satpam kondominium."
"Anak itu berhasil diselamatkan dan dari pemeriksaan ditemukan korban diduga telah dianiaya berdasarkan tanda pemukulan dan luka di tangan, lengan, kaki dan punggung," katanya dalam keterangannya hari ini.
Saat kejadian tersebut, korban berada sendirian di kondominium.
"Kasusnya diserahkan ke polisi untuk ditindaklanjuti," katanya.
Saksi yang melihat kejadian tersebut dan melaporkan kepada petugas kebakaran bernama Thina, 48 tahun. Saat itu Thina sedang berolahraga di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Tak Terima! Keluarga Korban Pembacokan Laporkan Preman ke Polsek
"Saat itu anak yang terlibat berada di luar jendela di lantai 4 kondominium."
"Dia berteriak minta tolong karena tidak tahan dianiaya oleh seorang wanita di rumah itu," katanya saat dihubungi hari ini.