Sukabumi.suara.com - Agama Hindu merupakan agama yang umumnya dianut oleh penduduk Asia Selatan seperti India dan Nepal. Tetapi tidak terkecuali Indonesia. Umumnya masyarakat Indonesia yang menganut Agama Hindu berada di Pulau Bali.
Bagi pemeluk Agama Hindu, ternyata memiliki banyak hari besar yang dirayakan. Umumnya umat Hindu akan melakukan sembahyang ataupun upacara suci. Dalam perayaannya terdapat beberapa hari besar Agama Hindu khususnya di Bali yang didasarkan pada kalender saka dan kalender Bali.
Berikut merupakan hari besar bagi umat Hindu di Indonesia:
Hari raya nyepi merupakan hari suci bagi umat hindu dan dirayakan pada tahun baru saka. Makna dalam perayaan nyepi yaitu sebagai hari kebangkitan, hari toleransi, hari pembaruan, hari kebersamaan, hari kedamaian hingga hari kerukunan nasional.
Tahun baru Saka di Bali akan dimulai dengan aktivitas menyepi, dimana aktivitas yang biasa kita lakukan atau berjalan tidak ada. Semua kegiatan di sana ditiadakan, termasuk pelayanan umum.
Saat menyepi, umat Hindu akan melakukan permohonan kepada Tuhan agar menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Berbagai rangkaian upacara pun dilakukan umat Hindu sebelum Hari Raya Nyepi. Diantaranya Melasti, Tawur (Pecaruan) dan Pengrupukan.
2. Hari Raya Siwaratri
Syiwaratri atau Siwaratri atau Maha Sivaratri merupakan suatu festival dan hari raya umat Hindu yang diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati hari turunnya Syiwa.
Perayaan ini juga dikenal dengan sebutan padmarajaratri. Yang mana festival ini akan diperingati setiap tahun pada malam ke-13/hari ke-14 di bulan Magha dalam penanggalan Hindu.
Festival ini digelar dengan memberikan sembahan berupa daun Bael atau Bilwa kepada Syiwa, kemudian sepanjang hari akan berpuasa dan sepanjang malam bergadang.
Sepanjang hari semua pemuja melafalkan mantra suci Pancaaksara yang ditujukan kepada Tuhan dengan mengucapka“Om Nama Siwaya”.
Hari raya berdasarkan Kalender Bali
3. Hari Raya Galungan